oleh

Juni Bulan Bung Karno, PDI-P Kab Bekasi Bedah Rumah Reot Nenek Nemah

KAB BEKASI, Kicaunews.com – Program berbagi sesama dalam misi kemanusiaan di dalam rangka memperingati Juni Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi dan Relawan Rieke Diah Pitaloka (RDP) Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan melakukan bedah rumah milik nenek Nemah yang hampir ambruk.

Rumah reot yang dihuni nenek Nemah bersama ke tiga cucunya yang yatim piatu selama 12 tahun di Desa Rumbia Poncol, RT 003/002, Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran ditinjau langsung oleh Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bekasi, Soleman, Sabtu (13/6/2020).

” Kami tergerak hati untuk membedah rumah nenek Nemah agar bisa meringankan bebannya yang selama 12 tahun ini menempati rumah reot dengan kondisi sangat membahayakan jika suatu saat ambruk dan menimpa mereka,” ucap Soleman saat disambangi di kediamannya, Minggu (14/6/2020).

Sebagai Wakil  Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman juga sangat merasakan beban hidup yang dialami nenek Nemah. Dirinya tidak ingin warga  Kabupaten Bekasi tinggal dalam kondisi seperti itu dan akan berupaya membantu semampunya sebagai kepedulian pengurus partainya wong cilik.

“Kami sudah membongkar rumah nenek Nemah dan membangunnya kembali agar lebih layak huni. Nenek berikut cucunya juga sudah kami ungsikan ke sebuah hotel agar lebih nyaman,” jelasnya.

Soleman mengatakan, keputusan untuk membedah rumah nenek Nemah tersebut atas inisiatif PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor dan Juni Bulan Bung Karno. Selain itu, pihaknya juga akan membantu pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Bantuan bedah rumah ini hasil gotong royong dari Ibu Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Ibu Martina, kemudian Sekretaris DPC Pa Usup dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi,” tambah dia.

Baca juga :  Pemerintah Kota Tangsel Sosialisasikan Surat Edaran Walikota Tangsel

Kondisi kehidupan yang dialami nenek Nemah saat ini sudah semestinya mendapat perhatian serius dari pemerintah Desa.Perhatian seperti bantuan membangun rumah layak huni menggunakan dana Desa, dan bantuan dari Propinsi Jabar demi rasa keadilan terutama bagi mereka yang senasib dengan nenek Nemah.

Soleman mengharapkan, kedepannya tidak ada lagi seperti Nemah di Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara ini. Apalagi, keluarga tersebut sudah merasakan rumahnya seperti itu sudah bertahun-tahun.

“Jangan sampai terdengar lagi warga Kabupaten Bekasi yang tak tersentuh oleh program Rutilahu bagi rakyat miskin ditengah kota yang memiliki kawasan industri terbesar se Asia Tenggara ini,” ucapnya prihatin. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru