oleh

Kelompok Tani SRI ASIH 1 Bangun JUT Disambut Baik Petani Ujung Pendok Indramayu

Indramayu, Kicaunews.com – Pembangunan jalan usaha tani (JUT) diblok Pertamina desa ujung pendok jaya kecamatan Widasari kabupaten Indramayu dengan nilai anggaran Rp100.000.000,- volume panjang 550 m. Volume lebar 2 m. Volume tinggi 10 cm, sudah mulai dikerjakan

Dadang ketua kelompok tani Sri asih satu menjelaskan, Tujuan saya sebagai kelompok tani dari pembangunan JUT sesuai dengan standar biaya berdasarkan peraturan yang berlaku oleh pemerintah, Dan tujuan kami supaya petani tidak merasa kerepotan ketika musim panen tiba.

Dan alhamdulilah yang kita tunggu-tunggu bantuan dari Kementan akhirnya turun juga, proyek fisik untuk pelaksana’an pengerasan jalan menuju persawahan berjalan sesuai aturan, masyarakat petani khususnya merasa sangat terbantu dengan adanya program dari Kementan untuk fisik pengerasan JUT, Hingga petani bisa dengan mudah melewati walaupun membawa beban berat.

Ditambahkan ketua kelompok tani “Saya memprioritaskan anggaran tahun 2020 untuk program bantuan dari kementrian pertanian (Kementan) memberikan kesempatan kerja bagi warga desa ujung pendok yang menganggur dan pengen kerja, proyek dikerjakan swakelola tanpa campur tangan pemerintah desa. “ Ucapnya

Pepen menambahkan Standar Spesifikasi, bangunan JUT juga harus memiliki standar spesifikasi. Antara lain, dimensi lebar badan jalan minimal 2 meter dan/atau dapat dilalui kendaraan roda 3 dan dapat saling berpapasan “Dengan adanya jalan usaha tani, sangat membantu petani dalam menjalankan usaha taninya.

“Selain itu, yang membangun juga para petani dan warga sehingga rasa memiliki lebih tinggi untuk turut menjaganya,” ujarnya.

Waryo petani desa ujung pendok jaya Alhamdulilah kami sebagai petani merasa senang ketika jalan yang menuju persawahan diperbaiki hingga para petani merasa diperhatikan, jadi saya sebagai petani sangat bersyukur keluhan yang selama ini diabaikan.

Baca juga :  Dinilai Melecehkan Marwah PDI Perjuangan, Marhaban Sigalingging Akui Kesalahan dan Meminta Maaf

“Ketika musim panen tiba susah kalau bawa padi dari hasil panen, tapi sekarang mudah-mudahan jalan awet kuat tidak cepat rusak dan terima kasih kepada pemerintah,”Ujarnya ( MT jahol )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru