oleh

Lima Orang Warga Pakuncen Datangi Panggilan Kejaksaan Kendal Kasus PTSL

KENDAL, Kicaunews.com – Warga desa pakuncen kecamatan pegandon mendatangi kejaksaan negeri kendal atas menghadiri panggilan untuk memberikan kesaksian permasalan ptsl didesa pakuncen pegandon kendal, Rabu (03/06/2020).

Dari lima warga sebelum memberikan keterangan kesaksian permasalahan ptsl awak media wawancara kepada mereka salah satu dari mereka, KD selaku pemohon yang bekerja sebagai sopir menjelaskan kronologi terjadinya gejolak atas program ptsl.

Pertama para perserta yang ikut ptsl merasa tidak pernah dikumpulkan dibalai desa untuk musyawarah ptsl tersebut,Kedua lansung ada eksen dilapangan ukur ukur dilapangan bagi yang ikut dikenakan biaya 600.000 dan bagi yang mau lansung disuruh bayar 150.000 dan kalau udah jadi bayar lagi 450.000 jadi total 600.000, Ketiga perseta dimintain tandatangan blanko kosong sebagai tanda bukti ikut program sebut,

Kemudian ada susulan lagi 40 bidang lagi yang ikut pengajuan setelah sudah bayar 600.000 sudah berjalan dua tahun ternyata ditanyakan kepanitia sertifikat tidak jadi ahkirnya dari uang yang sudah dibayarkan 600.000 dikembalikan 450.000 kenapa tidak semua dikembalikan alasan panitia tetap bayar 150.000 untuk bayar oprasional panitia.

Dengan kejadian tersebut mereka kelima orang menuntut tidak terima dan melaporkanya, Alasan mereka agar memberi jera pada pemerintahan desa dan panitia ptsl yang tidak ada transparansinya kepada masyarakat desa, Dengan memohon kepada jaksa pengadilan agar tidak terulang lagi praktek pratek korupsi di pemeritahan desanya dan desa desa lainya, Agar bekerja baik jujur transparan kepada masyarakat. (Sukrisno)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru