oleh

Tiga Bulan Beraksi Selama Pandemi Corona, 7 Tersangka Jaringan Ganja berhasil Dibekuk Jajaran Polretro Bekasi Kota

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Tujuh tersangka berhasil ditangkap dengan barang bukti 34 batang pohon ganja hidup yang ditanam di poly bag setinggi 30 – 60 cm dan 383 gram ganja kering oleh jajaran Sat Resnarkoba Polrestro Bekasi Kota dalam sebuah pengembangan di dua wilayah Kota Bekasi dan Jakarta Utara.

Demikian diungkapkan Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko saat menggelar Konferensi Pers di Aula Mapolrestro Bekasi Kota, Sabtu (30/5/2020) dan didampingi oleh Kasatresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota AKBP  Farlin L.T, dan Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi kota Kompol Erna Ruswing Andari.

“Saat ini Satres Narkoba Polrestro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dan kita amankan tujuh orang tersangka dengan barang bukti tiga puluh empat tanaman ganja dalam polibag dan ganja kering,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko.

Tujuh (7) tersangka kini diamankan polisi berinisial NS (22), IM (21), F (27), DAP (17), DW (26), AR (43) dan AZ (56). Enam (6) dari 7 tersangka merupakan warga Jakarta yang ditangkap di rumahnya dan satu tersangka bernama Anto masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Enam tersangka lain yang ditangkap di Jakarta Utara merupakan pengembangan dari satu tersangka pertama berinisial NS yang merupakan warga Rawalumbu, Kota Bekasi,” tambahnya.

Selain 34 tanaman ganja hidup, polisi juga menyita daun ganja kering seberat 383 gram dari tangan tersangka berinisial AR dan Tanaman ganja yang disita sudah mencapai tinggi 30-60 cm.

Dari awal keterangan yang didapatkan dari tersangka NS (22) warga Sepanjangjaya, Rawalumbu, Kota Bekasi pada tanggal 28 Mei 2020, Polisi berhasil mengembangkan kasus sampai ke Sunterjaya, Tanjungpriuk.

Baca juga :  Sekjen Kemenhan RI Ajak Para Santri Ikut Komcad

Akhirnya lima tersangka IM, F, DAP, DW dan AR  dalam satu malam di hari yang sama berhasil dibekuk dalam hitungan belasan menit masih dalam satu wilayah Kelurahan Sunterjaya dan AZ di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran esoknya 29 Mei 2020 pukul 04.00 wib dinihari.

“Mereka sudah melakukan itu sejak tiga bulan lalu, artinya pada saat mulai pandemi covid-19 mereka sudah beraktifitas. Mereka ditangkap tanpa melakukan perlawanan, ” pungkasnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 subsider pasal 111 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat Lima (5) tahun penjara dan paling lama Dua Puluh (20) tahun penjara. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru