oleh

Desa Lambangsari Salurkan BLT-DD Kepada 183 Warga Tak Mampu

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Pemerintah Desa (Pemdes)Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi berhasil menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) sebesar Rp 600 ribu selama 3 bulan April, Mei dan Juni kepada 183 warga tak mampu sebagai upaya meringankan beban warganya akibat terdampak pandemi Covid 19 secara ekonomi, Rabu (20/5/2020).

Berlokasi di aula desa sebanyak 183 warga tak mampu tersebut didata secara seletif oleh parangkat desa bersama Rt/Rw yang turun langsung ke warga tak mampu yang selama ini belum pernah sama sekali mendapatkan dana bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Menurut Kepala Desa Lambangsari, Pipit Hariyanti upaya ini merupakan salah satu program Desa Lambangsari yang mengacu pada aturan kebijakan Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, terkait adanya perubahan alokasi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk dipergunakan dalam kegiatan memutus mata rantai penyerabaran Covid 19 dan bantuan sosial untuk warga miskin yang terdampak.

” Warga menerima dana BLT – DD ini hari ini  baru tahap pertama sebesar Rp 600 ribu untuk BLT DD bulan april langsung di transfer ke rekening masing – masing yang diserahkan langsung dari petugas Bank Jabar disaksikan oleh petugas dari kecamatan dan Pemda Kabupaten yang memantau langsung,” jelas Pipit disela – sela penyaluran BLT-DD.

Untuk pencairan BLT-DD selanjutnya untuk bulan Mei dan Juni akan diproses bulan depan sesuai prosedurnya, kata Pipit.

Sementara  Ketua BPD Desa Lambangsari, Tuty Elawati mengaku semua data warga penerima BLT – DD berasal dari data langsung petugas yang datang ke rumah rumah warga didampingi RT dan RW.” Jadi saya yakin warga penerima BLT-DD ini tepat sasaran karena warga yang sudah dapat bantuan tidak boleh double,” jela Tuty.

Baca juga :  Aziz Syamsudin Mendapat Sambutan Paling Meriah Bali

Harapannya bantuan BLT-DD ini memberikan kebahagian bagi warga terlebih untuk bisa digunakan untuk kebutuhan sehari hari bagi ekonomi lemah yang sangat merasakan dampak Covid 19 ini, ungkap Tuty.

Bantuan BLT-DD yang disalurkan Pemdes Lambangsari diambil dari anggaran Dana Desa sebesar 30 % dari seluruh ADD Desa Lambangsari sesuai paraturan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT).

Kemendes PDTT mencatat sudah Rp 2,28 triliun dana desa yang sudah disalurkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa. Berdasarkan paparannya, dana tersebut untuk membantu 3,80 juta keluarga miskin yang ada di desa akibat virus Corona.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengakui, memang belum semua desa menyalurkan BLT, namun pihaknya menargetkan dalam dua hari ke depan seluruh masyarakat miskin sudah bisa menerima manfaat BLT dari dana desa.

“Satu dua hari setelah lebaran semua desa sudah menyelesaikan penyaluran BLT dana desa. Dan kita harap seluruh desa dan penerima manfaat sudah menerima manfaat saluran dana desa,” ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (22/5).

Menurut Abdul Halim, hingga kini ada sekitar 19.981 desa yang belum menyalurkan BLT dana desa. Meskipun desa yang belum menyalurkan BLT dana desa tersebut sudah memiliki data penerima manfaat.

“Desa yang sudah musdes (musyawarah desa) khusus dan telah menetapkan calon KPM, namun belum menyalurkan BLT DD 19.981 desa,” ucapnya.

Menurut Abdul Halim, hanya Provinsi Bali saja yang sudah menyalurkan BLT Desanya 100 persen. Kemudian disusul oleh Provinsi Gorontalo dan DI Yogyakarta.(Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru