oleh

Endar Susilo : Pelecehan Terhadap Wartawan Oleh FIF 2 Soekarno Hatta Semarang Harus Segera Diakhiri

Semarang, Kicaunews.com – Kejadian yang sedang Viral di medsos, terjadi di Kantor PT Federal International Finance (FIF) Semarang 2 Jln Soekarno Hatta, Kalicari Pedurungan, Semarang tanggal 19 Mei 2020, dimana ada beberapa wartawan yang diantaranya adalah anggota Wartawan Pena Jurnalis yaitu Wahyu, Wanda Sari, S.Gailea dan Komisaris Media Pena Jurnalis Vio Sari SE yang di lecehkan dan ditantang berkelahi, oleh salah satu pegawai FIF bernama Mtn, Advokat dan Kuasa Hukum Media Pena Jurnalis, DR H Endar Susilo SH MH segera akan melakukan langkah – langkah hukum karena perlakuan pihak FIF terhadap wartawan Pena Jurnalis yang arogan tersebut.

Endar menyampaikan, “Setelah saya menerima aduan dari wartawan kami dan melihat langsung Vidio kejadian di FIF, Saya mengusap dada dan menarik nafas panjang, saya berfikir perlakuan FIF terhadap wartawan saja seperti itu, apalagi terhadap masyarakat biasa?” Ungkap Endar. Kamis (21/05/2020).

Menurut Endar semua perusahaan termasuk perusahaan jasa pembiayaan konsumen seperti FIF seharusnya memberikan pelayanan yang ramah dan service yang memuaskan kepada custamer atau debitur, apalagi masih dalam suasana bulan suci Romadhon seperti sekarang ini, di tambah saat ini sedang berjangkit wabah virus Corona. Kepuasan pelanggan haruslah lebih diutamakan dari yang lainnya.

“Kalau berbicara kerugian, saat sekarang ini perusahaan mana yang tidak mengalami kerugian?, tapi harusnya pihak FIF harus menanggapi dengan kepala dingin, sabar dan jangan arogan seperti itu. Apalagi debitur sudah menunjukkan etikat baik untuk datang ke FIF walaupun karena keadaannya, belum mampu membayar semua keterlambatan angsurannya” jelas Endar.

Menurut Endar karena dasar terbentuknya perusahaan pembiayaan adalah Peraturan Mentri Keuangan Nomer 84/PMK.012/2006 Tentang Perusahaan Pembiayaan, Maka terkait perbuatan yang arogan yang dilakukan oleh pihak FIF yang yang menimpa wartawan Pena Jurnalis, Endar akan membuat aduan ke Mentri keuangan agar kementrian keuangan mengabil tindakan tegas terhadap FIF dan memeriksa ulang perijinannya.

Baca juga :  Survey FFH: Sosialisasi Pemilu 17 April Jadi Tanggung Jawab Bersama

Endar menjelaskan, “Dalam Peraturan Mentri Keuangan Nomer 84/PMK.012/2006 mengatur banyak hal tentang perusahaan pembiayaan, diantaranya dijelaskan Pasal 18 bahwa direksi dan pengurus harus memiliki pengalaman di perusahaan pembiayaan minimal 2 tahun, tidak pernah dihukum karena kejahatan dan lainnya. Seharusnya staff FIF tidak seperti preman yang sedang menghadapi musuhnya kalau sedang berhadapan dengan konsumen. Jadi patut diduga persyaratan administrasi FIF 2 Soekarno Hatta kemungkinan kurang lengkap” jelas Endar.

Lebih lanjut Endar menegaskan bahwa pihaknya segera akan mengirim surat aduan atau laporan ke Mentri Keuangan c.q Biro Perbankan, Pembiayaan dan Penjaminan. Juga mengirim aduan Ke Bank Indonesia c.q Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter Bagian Statistik Moneter, mengirim aduan ke FIF pusat beserta pihak – pihak lain yang terkait.

Tentang ancaman Advokat FIF yang akan melapor kepada Dewan Pers Endar mengatakan, “Silahkan saja kalau pihak FIF mau melapor, Kami tidak takut. Wartawan kami membuat berita sesuai kejadian yang sebenarnya kok, malah kami juga dirugikan secara imatriil karena dilecehkan” tegas Endar menutup keterangannya, setelah menyampaikan bahwa pihaknya juga akan bersurat ke Presiden RI. Karena dianggap pihak FIF tidak mengindahkan himbauan Presiden tentang keringanan pembayaran hutang bagi masyarakat karena dampak wabah Corona. (Vio Sari)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru