oleh

Prihatin Kondisi Pengontrak Tak Bisa Makan Cuma Air dan Roti, Warga Sukarela Buat Dapur Umum

Kota Bekasi, Kicuanews.com – Atas dasar ketulusan hati dan solidaritas sesama penghuni kontrakan dan kost yang kesulitan ekonomi karena tak bekerja lagi akibat terdampak pandemi Covid 19, sejumlah warga Komplek Pusbinal Rt 02/01, Gang Pintu Tiga, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan tergerak hatinya secara swadaya membangun dapur umum.

Dapur umum yang digagas oleh Joko Yudhiantoro alias Bang Jack bersama Hadi yang berlokasi di belakang Mall Giant mengaku awalnya sedih dan trenyuh melihat kondisi para penghuni kontrakan dan kost banyak yang kesulitan makan.

Mereka rata – rata adalah pendatang yang bekerja sebagai penjaga toko/counter di Mega Bekasi Hypermall yang dirumahkan dan korban PHK akibat Mall Giant ditutup.

“Kasihan kondisi mereka rata – rata berpenghasilan harian dan bergaji kecil sebagai penjaga counter begitu menganggur tak bisa makan seperti biasanya,” ungkap Bang jack saat dijumpai di dapur umum, Rabu (22/4/2020).

Menurut Bang Jack ada sekitar 30 an warga sudah tak mampu lagi untuk menghidupi kebutuhan hidupnya sehari – hari seperti makan 3x sehari.” Ada yang cuma bisa makan nasi saja, bahkan yang bikin saya trenyuh ada pengontrak selama dua hari cuma bisa minum dan ada juga yang selama dua hari hanya bisa makan roti bungkus, saking mereka sudah tak punya uang lagi,” ucapnya sedih.

Bang Jack yang kesehariannya sebelum bencana Covid 19 melanda adalah penjaga parkir milik temannya bernama Bang Hadi, Ia pun merasakan dampak wabah Corona. Kini tak ada lagi penghasilan lantaran sudah tak ada lagi motor yang parkir akibat mall ditutup tak jelas sampai kapan akan dibuka kembali.

Namun karena keprihatinannya bersama teman – temannya, Bang Jack secara berswadaya mengumpulkan donasi dari warga yang berkecukupan untuk turut serta menyumbangkan sembako.

Baca juga :  Brimob Polda Jabar Berikan Fasilitas Wifi Gratis Lewat Program "BRAIN" Brimob Ramah Anak Indonesia

“Satu hari 10/kg beras kami masak dengan lauk pauk dan sayur disediakan untuk siapa saja yang mau makan kami berupaya agar warga jangan sampai kelaparan,” terang Bang Jack.

Salah satu donatur Khoh Atung pemilik counter HP yang merupakan warga RT 02/01 mengaku senang bisa ikut serta membantu meringankan beban para penghuni kontrakan/kost dan warga tak mampu.

“Saya salut dengan kekompakan warga dengan jiwa sosial mereka mampu hadir ditengah kesulitan ekonomi tanpa memandang suku, etnis dan agama mereka saling bahu membahu membantu,” ucap Khoh Atung.

Hal senada pun dikatakan Hadi meski dengan dana swadaya dari teman – temannya, ternyata menginspirasi bagi donatur lainnya yang secara ikhlas menyumbangkan sembako. “Harapan kami bencana covid 19 ini segera berakhir agar warga bisa bekerja dan beraktifitas kembali. Kondisi ekonomi masyarakat normal lagi,” tuturnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru