oleh

Dapur Umum di Buka di Tamsel, Antisipasi Warga Jangan Sampai Kelaparan

Ka. BEkasi, Kicaunews.com – Dalam rangka mendukung kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tambun Selatan (Tamsel) Kabupaten Bekasi setiap desa membuka dapur umum guna mengantisipasi warga yang kelaparan akibat dampak dari virus Corona.

Camat Tambun Selatan, Junaefi mengatakan pembukaan dapur umum sudah dilaksanakan di sembilan desa dan satu kelurahan untuk membantu warganya yang terdampak covid 19.

Upaya ini dimaksudkan agar warga Tamsel yang kesulitan secara ekonomi bisa terbantu agar tidak kelaparan. Untuk itu dengan adanya nasi bungkus yang dibagikan di setiap desa bisa meringankan beban warga yang tidak mampu.

“Anggarannya dari APBD Kabupaten Bekasi dipersiapkan untuk 14 hari ke depan di masa PSBB ini,” jelas Camat usai meninjau dapur umum di Desa Tambun, Jumat (17/4/2020).

Terkait jika ada warga yang tidak mampu belum mendapatkan nasi bungkus kata Junaefi warga bisa menghubungi pihak desa setempat. “Setiap desa ada petugasnya untuk mendata warganya. Tapi sampai saat ini saya belum mendapatkan info kalau ada warga yang kelaparan tapi belum mendapatkan nasi bungkus,” ucap Camat.

Salah satu desa yang membuka dapur umum yakni Desa Tambun yang sudah menyiapkan 800 nasi bungkus untuk warga tak mampu sebagai bagian dari upaya pemerintah meringankan beban warga.

Ibu – ibu PKK yang dikomandai oleh Ketua Penggerak PKK Desa Tambun, Any Winata mengatakan 800 nasi bungkus tersebut dibagikan ke RT dan RW dari rumah ke rumah.

“Nasi bungkus ini dibagikan untuk warga tak mampu dibagikan dari rumah ke rumah dibantu relawan keliling dari kampung ke kampung,” jelas Ibu Kades.

Any Winata pun bersyukur dan berterima kasih atas antusias ibu PKK dan para relawan memberikan sumbangsihnya bergotong royong membantu menyajikan ratusan nasi bungkus kepada warga.

Baca juga :  Polsek Batu Ceper bagikan Masker, Warga merasa bersyukur telah mendapat bantuan masker pelindung untuk cegah Virus corona

“Semoga ini membantu meringankan warga yang kesulitan makan dampak dari Covid 19 ini,” jelasnya.(Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru