oleh

Pertunangan Kaum Hipokrit Dengan Pandemi Covid-19

JAKARTA, 86News.co – Kesimpang siuran berita yang kita dapat dari dari berbagai pemberitaan tentang merebaknya wabah virus corona atau covid 19 yang melanda negeri kita Indonesia ini.

Saya (Firdaus Turmudzi) menangkap telah terjadi sebuah pertunangan antara wabah covid 19 dengan kaum hipokrit, Hipokrit menurut KBBI adalah munafik, orang yang suka berpura-pura. Atau dalam kamus Oxford Advanced Learner’s, kata Hypocrite didefinisikan sebagai orang yang berpura-pura mempunyai standar/patokan moral atau opini yang sebenarnya tidak dimilikinya.

Terjemahan bahasa Indonesianya ya, munafik. kata munafik juga merupakan serapan dari bahasa Arab, Yang kata dasarnya Nafaqa dan bentuk masdarnya Nifaq.

Secara etimologi kata munafik berasal dari kata “nifak” yang berarti berpura-pura, atau menampakkan yang baik dan menyembunyikan yang buruk.

Hipokrit atau kemunafikan tidak akan pernah satu atap dengan ketenangan berbangsa dan bernegara.

Ada beberapa kebenaran yang di sembunyikan dan kebohongan di besar besarkan oleh media di negeri ini, dan anehnya banyak juga dari kita membenarkan berita tersebut tanpa adanya tabayyun/ konfirmasi tentang kebenaran berita itu.

Kita banyak di suguhkan tentang berita-berita yang kontroversial dari kenyataan yang sebenarnya , misalnya soal karantina jamaah tabligh kebon jeruk yang cukup heboh, persoalan data korban covid 19, persoalan kebijakan PSBB, dll.

Contoh yang heboh pada saat itu, misalnya di karantinanya jamaah masjid kebon jeruk di Jakarta Barat karena terinveksi virus corona. Berita itu di besar-besarkan media dan para oknum pemerintah kepada seluruh pengurus masjid agar jangan melakukan aktivitas sehingga bisa terhindar dari wabah corona yang terkena kepada jamah tabliq di masjid kebon jeruk ,namun bukti dan faktualnya tidak sesuai dengan apa yang terjadi di masjid kebon jeruk sebagai mana keterangan dan kesaksian Ustdz Derry Sulaiman terkait jamaah kebon jeruk yang di karantina.

Baca juga :  SBP: Warga Jakarta Bandung tak perlu KA Cepat Rp 78 Trilyun yang dimodali, dibangun, dikelola, dan dikuasai Cina !!!

Dari kejadian itu saya merasa bahwa adanya wabah pandemic covid 19 di negeri kita ini sudah bertunangan dengan kaum hipokrit / munafiq. Karena begitu kompak terlihat dalam memberikan penjelasan-penjelasan yang masih bersifat abu-abu atau tidak jelas.

Orang-orang munafik sangat berbahaya di dalam kehidupan bermasyarakat, hancurnya suatu bangsa karena banyak bercokolnya orang-orang munafik di dalamnya.

Dan mereka sebenarnya musuh yang paling bahaya dari pada virus corona. Makanya itu ia ditempatkan di tempat paling hina lebih hina dari pada orang kafir sekalipun,
Di dalam Hadist Nabi Muhammad SAW, dijelaskan ada 3 ciri kemunafikan, yaitu: apabila ia berbicara mengandung kebohongan, apabila berjanji ia ingkar, apabila dipercaya ia khianat.

Kaum Munafik atau hipokrit sangat dicela di dalam Al-Qur’an. Tidak kurang dari 110 ayat menggambarkan keburukan dan bahaya kemunafikan. Bahkan ada satu surah khusus disebut surah Al-Munafiqun (63) Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka”. (QS. An-Nisa’/4:145).

Mari kita berdoa semoga Allah menyelamatkan kita semua dari wabah virus corona, dan menjauhkan kita dari kaum munafik yang ada.

Semoga menjelang bulan puasa negeri kita akan terbebas dari segala macam musibah .
Aamiin Ya Allah

Penulis :
Firdaus Turmudzi, M.Hum
-Pendakwah , Dosen
-Aktivis Sosial
-Sekretaris FAHMI TAMAMI MPW DKI JAKARTA
-FKDM DKI Jakarta

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru