oleh

Inilah Emak Irma Sosok The Power of Emak Penyayang Dhuafa yang Rajin Bersedekah

Kab Bekasi, Kicaunews.com – Irma Novita (42) adalah sosok ibu rumah tangga pemurah hati yang gemar bersedekah untuk para kaum dhuafa.  Sudah sejak SMA dirinya penyayang kaum dhuafa dengan berbekal puluhan nasi bungkus buatannya dia bagikan sendiri berkeliling dengan motornya.

Sambil membawa keranjang berisi makanan ditaruh di motornya Emak Irma menemui kaum dhuafa dan anak yatim di pinggir jalan di sekitar tempat tinggalnya di sekitar Tambun Selatan sampai Stasiun Tambun dan Stasiun Bekasi.

Maka tak heran namanya dikenal sebagai pejuang dan penyayang kaum dhuafa dan anak yatim sangat familiar di kalangan kaum masyarakat bawah  seperti pemulung, pengemis, gelandangan dan tukang ojeg pengkolan dan ojeg online.

Irma seorang ibu rumah tangga warga Perumahan Graha Melasti, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan gemar membantu para kaum dhuafa sejak dirinya masih sekolah dibangku SMA sampai sekarang.

Kini setelah berumah tangga dengan pria pegawai di BMKG, kegemarannya memberikan sedekah berupa nasi bungkus dan sembako masih tetap dijalani dengan keikhlasan.

“Saya ada kepuasan sendiri jika sudah membantu langsung menemui mereka. Sengaja saya berikan sedekah kepada mereka yang tepat dan benar – benar membutuhkan,” ucapnya.

Disela – sela kesibukannya mengurus suami dan ke lima putra putrinya, Emak Irma biasa disapa selalu menyempatkan diri mengolah dan membungkus sendiri nasi dan sembako yang berasal dari uang sisa belanja dan pemberian donasi kawan kawannya yang ikut berpartipasi seperti Teteh Nina yang selalu bonceng, Mak Tuti Rifki, Mak Amira, Bu Yana, Mak Fera dan Emak Dewi.

“Tentunya suami dan anak – anak saya sangat mendukung aksi sosial saya bahkan banyak pula tetangga yang ikut menyumbang untuk sama – sama bersedekah,” ungkap Emak Irma.

Baca juga :  Sambang Kamtibmas Himbau New Normal

Hatinya tak tega dan trenyuh jika melihat orang yang di sekitarnya yang masih kesulitan makan, dengan nasi dan lauk pauk sekedarnya kadang Emak Irma sengaja berbelanja ke Pasar Induk Cibitung di sore hari tujuannya agar mendapatkan harga murah dan belanjaannya bisa mendapatkan jumlah yang lebih banyak.

“Usai berbenah rumah dan mengantar suami ke stasiun karena suami kerja di Jakarta naik kereta, saya sekalian bawa belasan sampai puluhan nasi bungkus yang nantinya saya bagikan ke para dhuafa di pinggir jalan,” bebernya.

Suka dan duka dijalani ibu berputra lima ini dengan senang hati dan ikhlas saat memberikan sedekah kepada kaum dhuafa. ” Semoga apa yang menjadi niatan saya menjadi keberkahan saya dan keluarga. Biarpun terkadang ada orang yang mencemooh, saya ikhlaskan saja Lillahi Ta’ala,” tuturnya usai membagikan donasi peduli kaum dhuafa di masa wabah Corona,Selasa (14/4/2020).

Salah satu sahabatnya Ade Riana  pun turut berbangga  atas  ketulusan hati sahabatnya  ini yang tanpa menyerah dengan semangat selalu membantu para dhuafa.”Bu Irma ini termasuk The  Power of emak – emak dalam berjiwa sosial dimana pun dan kapan pun selalu siap jika ada aksi sosial,” ungkap Bunda  Ade sesama pecinta dhuafa dan anak yatim.

“Semoga apa yang dilakukan bunda Irma ini bisa menginspirasi orang lain untuk ikut berbagi dengan sesama tanpa harus menunggu kita kaya dulu. Sekecil apapun sedekah kita kepada yang membutuhkan sangat berarti sekali bagi mereka,” pungkas Bunda Ade. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru