oleh

Warga Mengeluh Harga LPG 3 Kg Mahal Terjadi di Beberapa Toko Indramayu

Indramayu, Kicaunews.com – Elpiji 3Kg mulai sulit dijumpai di toko-toko beberapa hari terakhir. Pembeli mengaku harga jual di toko terlalu mahal itu pun kalau ada bahkan begitu sulit didapatkan, mungkin karena pemasok LPG 3 Kg terkadang terlambat melakukan suplai.

Mahalnya harga LPG 3 Kg terjadi hampir di setiap wilayah Kecamatan di Kabupaten Indramayu, seperti Kertasemaya, Sliyeg, Kedokanbundar, dan beberapa kecamatan lainnya.

Dampaknya tejadi kemasyarakat yang berpenghasilan renda, sehingga membuat pembeli mengeluh mahalnya harga LPG 3bKg, rata-rata menyampaikan alasan yang sama kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg, mungkin karena adanya dampak Corona Covid- 19, sehingga stok kosong karena pasokan dari pabrik terlambat.

Keluh itu dialami pedagang kelontong pinggir jalan, yang biasa di pangil Bi Buang saat berbincang dengan media membenarkan kalau, harga LPG 3 Kg sekarang mencapai Rp25.000,- tidak sebelumnya bisa di beli dengan harga Rp23.000,- . Sabtu (11/4/2020)

Padahal besarnya harga jual untuk sekarang ini, sangatlah membebaninya karena dirinya berpenghasilan rendah apalagi di musim gencarnya wabah Corona, tentunya dari hasil jualan makin mengurangi dan makin kecil saja yang di dapatkan, rata-rata sehari hanya sekitar Rp 50.000 an yang membuatnya akhir-akhir ini Bi Buang mengeluh dengan mahalnya harga LPG 3 Kg.

“Itu juga susah di dapat mas…, Harus nyari ke toko-toko dulu yang jualan, terkadang saya harus beli ketetangga, Desa.” Katanya

Saat konfirmasi dengan Pertamina melalui via WhatsApp Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami. Menjelaskan secara rinci, penambahan pasokan di Kabupaten Indramayu dilakukan bertahap dengan penambahan lebih dari 70% menjadi sekitar 187 ribu tabung. Khusus Indramayu, penambahan akan berlangsung pada Sabtu (4/4) hingga Senin (6/4).

Baca juga :  Hamil 6 Bulan Siswi SMP Diduga Diperkosa Mantan Kakak Iparnya

“Kami memprediksi kenaikan kebutuhan LPG, sejalan dengan kebijakan Pemerintah agar masyarakat beraktivitas dari rumah dan meningkatkan aktivitas memasak di rumah. Namun di sisi lain, warung makan yang selama ini banyak menggunakan LPG subsidi, juga mengalami penurunan konsumsi sehingga turut mengurangi kebutuhannya akan LPG 3 Kg ini.”

Dewi menegaskan, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina. Terdapat total 3.386 pangkalan, 64 agen LPG subsidi resmi Pertamina di wilayah Cirebon dan Indramayu yang tersebar hingga seluruh desa.

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp 16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya.

LPG 3 Kg merupakan LPG subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga.

Pada aturan tersebut, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro.

Dewi juga mendorong agar masyarakat sejahtera menggunakan elpiji non subsidi, seperti elpiji 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Terangnya (Kyt)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru