oleh

HMI Bekasi Prihatin Kebijakan Stay at Home Tak Diimbangi Solusi Atasi Kesulitan Ekonomi Rakyat Kecil

Bekasi, Kicaunews.com – Wabah Virus Corona atau Covid-19 tidak hanya berdampak dalam kesehatan namun juga dari segi perekonomian rakyatnya yang kian menjerit. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi sangat menyayangkan dengan keputusan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi untuk Stay at Home tanpa solusi mengatasi kesulitan ekonomi rakyat kecil.

“Wabah virus corona atau covid-19 sudah menakuti kesehatan rakyatnya, sekarang juga menakuti keberlangsungan kehidupan ekonomi rakyat kecil. Usaha rakyat kecil yang rata – rata non formal kena dampak serius,” ujar Bongsu Syahputra, Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi, Minggu (05/04/2020).

Menurut Bongsu, Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi khususnya harusnya lebih memahami kebutuhan dan kesulitaan warganya di saat kondisi wabah corona yang menurunkan roda perekonomian.

Kata aktivis HMI ini, justru seharusnya Pemerintah segera berikan bantuan sembako dan uang tunai yang merata ketika rakyatnya diminta berdiam diri untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

” Rakyat ekonomi lemah seperti pedagang, tukang ojek dan buruh harian menjerit dengan keluhan tak mampu memenuhi kebutuhan dapurnya,” ucapnya prihatin.

“Memang baik untuk menangkal perkembangan Covid 19, masyarakat stay at home tapi kurang baik kalau rakyat harus nahan lapar di rumah,” lanjut Bongsu.

” Kan udah jelas ada UU No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan, di Bab III tentang Hak dan Kewajiban pasal 8 yang menyatakan bahwa Setiap Orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya selama Karantina,” ucap Bongsu.

Tambah Bongsu, harapannya Pemerintah tidak hanya memikirkan rakyat untuk melakukan karantina/isolasi diri sendiri tapi juga harus memikirkan kehidupan rakyatnya ke depannya apalagi jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga :  Menolak Kriminalisasi Ulama

“Karena kita tak bisa prediksi kapan berakhirnya wabah corona ini selesai. Semoga hati para elit di Pemerintahan bisa terbuka hatinya,” tutupnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru