oleh

Lebih Dekat Mengetahui Sejarah Pasar Buntu

Banyumas, Kicaunews.com – Menurut cerita dari salah satu tokoh masyarakat Desa Sidamulya bahwa sebelum Indonesia merdeka wilayah Buntu adalah satu Desa yang sebelah timur masuk wilayah Banyumas dan sebelah barat masuk wilayah Cilacap.

Kemudian beberapa tokoh masyarakat pada tahun 1933 mengadakan musyawarah dan tercapai kesepakatan untuk memecah wilayah Buntu menjadi dua Desa. Dengan cara diundi dan yang kalah dalam pengundian untuk mencari nama lain.

Buntu wilayah timur yang masuk wilayah Banyumas karena kalah dalam pengundian berganti nama baru menjadi Desa Sidamulya yang berarti Jadi Mulia tergabung masuk kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.

Untuk menopang kegiatan perekonomian masyarakat di Desa Sidamulya menurut beberapa tokoh masyarakat Desa Sidamulya menceritakan bahwa pemerintahan Desa Sidamulya membeli sebagian tanah bengkok Desa Pageralang di jadikan pasar Buntu dengan harga 150 f, yang lokasinya tepatnya di sebelah timur perempatan Buntu di pojok timur utara jalan. Sedangkan Desa Pageralang pada waktu itu mempunyai Pasar di area pertigaan desa Pageralang yang ke arah desa Sirau atau Grujugan yang sekarang lebih di kenal jalan raya Buntu timur Km1, sebelah barat selatan jalan Nasional.

Dari beberapa pergantian Kepala Desa Sidamulya seperti Dulah Warsih, Mad Syukur, Mad Kanan, Mad Kusnan hingga Sakim restribusi pasar Buntu untuk pemerintahan Desa Sidamulya masih mendapatkan pemasukan keuangan.

Karena Pasar pageralang kurang ramai dengan hari tanggalan Pon dan pasar Buntu Legi dan wage maka pasar pageralang tutup bergabung dengan pasar Buntu yang Akhirnya Pasar Buntu hari pasaran Pon, Wage dan Legi.

Di tahun 1993 di saat Kepala Desa Sidamulya di Jabat oleh Kades Sakim, salah satu tokoh masyarakat pageralang mempertanyakan dan menggugat Status pasar Buntu yang berada di Desa Pageralang yang di miliki oleh Pemerintahan Desa Sidamulya. Kemudian permasalahan tersebut hingga ke perintahkan Kabupaten Banyumas.

Baca juga :  Percepat Pembangunan Satgas TMMD Cor Jalan Hingga Larut Malam

Dan di tahun sekitar tahun 2000 an status pasar Buntu beralih menjadi pasar milik Pemda kabupaten Banyumas. Hal tersebut hingga saat ini menjadi pertanyaan para tokoh masyarakat yang ada di Desa Sidamulya dan Pageralang kecamatan Kemranjen kabupaten Banyumas.

Kepala Desa Sidamulya Yatirun saat bertemu awak media Kicau news mengatakan bahwa mertuanya adalah Madkusnan yang dulu adalah kepala Desa Sidamulya. Pak Madkusnan pernah menunjukan surat surat tentang status tanah pasar Buntu namun saat ini dirinya masih mencari keberadaan surat surat tersebut karena sudah berganti beberapa kepala desa setelah Mad Kusnan lalu Salim, Purnomo, Sugiantoro hingga kini dirinya yang menjadi kepala Desa Sidamulya kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.

Kepala Desa Buntu kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap kades Rustam saat bertemu dengan awak media kicau news mengatakan bahwa pasar Buntu kok di Desa Pageralang Kemranjen Banyumas padahal Desa Buntu masuk kecamatan Kroya Cilacap.

Di tempat lain Kabid Pasar dinas Disperindag kabupaten Banyumas Rasikin saat di temui awak media Kicau news menjelaskan bahwa tahun 2019 bangunan pasar Buntu yang lama dibongkar dan telah di bangun kembali, anggaran pembangunan Pasar Buntu dari pemerintah Kabupaten Banyumas, namun kondisi saat ini masih perlu ada pembenahan untuk penataan di bagian yang lain seperti nantinya ada pembongkaran kios. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru