oleh

Mantan Jurnalis Warga Kota Bekasi Tak Sangka Video nya “Pahlawan Kemanusiaan” Viral Menginspirasi

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Seorang warga Jatiasih Kota Bekasi yang juga mantan jurnalis patut menjadi contoh bagi semua pihak untuk memberikan suport, empati dan dukungan bagi para dokter, para medis yang saat ini tengah berjuang sebagai garda terdepan dalam medan perang melawan virus Corona.

Melalui tayangan sebuah video yang dikreasi secara apik, sederhana namun mampu menyentuh rasa kemanusiaan kita terhadap perjuangan pahlawan kemanusian dalam memberikan pertolongan kepada para pasien yang terpapar bahayanya virus corona, menjadi penyemangat bagi semua pihak untuk saling bahu membahu melawan virus corona.

Dia lah Yogi Hastoro warga Jalan Bina Asih 1 Cluster Griya Asih no 99J, Jatiasih Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, sang pencipta video viral itu, selain pernah bekerja di dunia jurnalis selama 13 tahun di sebuah TV Nasional, kini Ia membuka usaha Production House (PH) Hast Enterprize yang tidak menyangka video bakal viral.

Menurut Yogi alasan pertama yang melatar belakangi dirinya tergerak untuk membuat video pahlawan kemanusiaan karena Yogi merasakan ada tanggungjawab moral selama dia dibesarkan di dunia jurnalis ada keinginan untuk memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat meski tidak lagi berupa sebuah pemberitaan.

“Selama hampir 13 tahun saya berkarir banyak pelajaran yang saya dapat terutama kode etik jurnalistik serta pesan moral yang semata murni untuk kepentingan publik,” ujarnya di sela – sela aktivitasnya Work From Home (WFH), Kamis (26/3/2020).

Keprihatinan dengan kondisi sarana dan prasarana medis yang masih terbatas dan sudah banyak korban dari dokter dan para medis yang berguguran itulah salah satu melatar belakangi Yogi dalam membuat video ini.

“Rasa kemanusian dan empati terhadap dunia medis yang saya rasa belum mendapatkan support penuh dari pemerintah, sehingga mereka harus berjuang sendiri, sudah 8 nyawa putra bangsa gugur, untuk itu video ini saya buat khusus sebagai bentuk rasa hormat untuk pahlawan medis murni secara pribadi atas dasar kemanusiaan tanpa ada profit atau pesanan bahkan intervensi dari pihak manapun. Ini video ke dua saya yang pertama saat musibah bencana di Donggala, Palu. Just inspiring for the other people,” tuturnya.

Baca juga :  Di Aceh, Mendagri Kunjungan Stand Pameran ADM Dukcapil

Untuk itu Yogi mengharapkan dengan adanya video ini banyak pihak yg berempati kepada dunia medis Indonesia.”Bahwa ini lho kondisi real mereka saat ini,” ucapnya prihatin.

Bekerja dengan ketulusan hati semata untuk charity Yogi mengaku pembuatan video itu memakan waktu sekitar 3 -4 jam dari mulai pengumpulan materi hingga finishing. Selama proses pengerjaan tidak ditemui kendala yang berarti cuma kata Yogi sedikit sulit itu mencari kata – kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang pas dengan kata-kata yang normatif.

Seorang editor yang cukup piawai di sebuah TV nasional ini mengaku banyak dari berbagai kalangan
baik dari kawan – kawannya di media TV yang meminta ijin untuk ikut menayangkan. Sejak pertamakali dia share di akun Instagram (IG) dan Facebook (FB) sampai saat ini sudah puluhan ribu ditonton dan dibagikan ke masyarakat luas.

“Dari media Tvone dan Inews sudah meminta ijin ke saya untuk tayang. Respon mereka dan para dokter dan netizen sangat appreciate. Silahkan siapa saja boleh mengsharenya karena ini free royalti semata untuk kemanusiaan bagi para medis,” tutur Yogi.

“Ini video viral yg kedua sih mbak tapi ya juga nggak nyangka juga dulu tentang korban gempa Palu mendapat respon hingga jutaan. Senang mbak. Mudah- mudahanan apa yang saya buat bisa bermanfaat bagi banyak orang, lagi pula hidup nggak semuanya dengan uang kog mbak. Kesehatan itu yang utama, beber Yogi.

Harapannya dengan konten video yang Ia ciptakan bisa menginspirasi banyak pihak baik pemerintah, stake  holderdan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu melawan virus corona tanpa harus saling menyalahi siapa – siapa.

“Saya sebagai seorang yg bergerak dibidang kreativitas dengan segala kelemahan dan keterbatasan saya, hanya bisa berjuang menyumbangkan konten – konten  yang informatif dan bisa menginspirasi banyak pihak,  untuk itu sekali lagi saya berharap dengan adanya video ini menjadi triger bagi pemerintah pusat, pemda, stake holder dan seluruh element masyarakat terkait, mari kita bersatu fight againts pandemic,” tegasnya.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Sinjai Utara Polres Sinjai Laksanakan Pengamanan dan Monitoring Penyaluran BST

Ulurkan bantuan sebisa mungkin galang dana, yang kaya bantu yang sedang kesusahan diseluruh sektor perekonomian, gak usah menunggu bantuan pemerintah karena kita sudah dalam tanggal darurat.Politik nya dibuang dulu, Jangan ada lagi saling meyalahkan, saling tuding aksi cari panggung. Nanti yang dikorban adalah tenaga medis, ungkap Yogi berharap.

“Intinya sih pemerintah bisa mencontoh keberhasilan Vietnam yg notabene negara menengah kebawah tapi saat ini berhasil menekan penyebaran virus nol kematian. Pemerintah harus menjamin keberlangsungan hidup rakyat selama ada virus dan rakyat harus taat stay atau home. Harus bersinergi,” pungkasnya. (Sofie)

Tonton dan simak Videonya di :

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru