oleh

Perkaderan HMI DAN NEGARA

KICAUNEWS.COM – Di tengah masyarakat, seringkali ditemukan bahwa kebodohan dan kemiskinan bisa melahirkan anarkhisme sosial. Begitupula dlm kehidupan berngara, pemerintahan minus ilmu, minus akal sehat, divisit moral, seringkali menimbulkan tindakan otoriterianism. Rakyatpun bisa menjadi korban eksploitasi oleh negara dalam berbagai hal.

Tindakan bodoh yang merendahkan rakyat, membungkam dan membunuh krativitas publik, saat ini di ujung 20 thn reformasi menjadi pola fenomenal yg lazim bagi kekuasaan. Bahkan lebih buruk dari rezim rezim sebelumnya. Bila fenomena anomali ini berulangkali terjadi tanpa kontrol oleh para ilmuan, acedemisi, civil society, maka bisa mengarah pada kediktatoran.

Perkaderan HMI merupakan proses yang terencana untuk melahirkan segelintir kaum muda yang tecerahkan, terpelajar, terdidik, memiliki komitment yang kuat pada visi dan misi organisasi, serta memiliki militansi berorganisasi mengkawal visi dan misi mencapai tujuan organisasi.

Kristalisasi nilai ideologis, mission dan stratag adalah sesuatu hal yang mutlak diperlukan guna membentuk watak dan kepribadian kader HMI yang bercarakter dan berintegritas. Sosok kader HMI yang demikian inilah menjadi tumpuan terakhir, harapan umat dan bangsa, yang sanggup membawa negara tercinta, menjadi negara yang merdeka, berdaulat dan sejahtera, sebagaimana semangat para pendiri bangsa.

Komitment moral kader HMI menjadi pengkhidmat pada umat dan bangsa, menjahit relasi kesatuan umat dan bangsa, tidak akan menjual rakyat dan kekayaan negara kepada siapun, selain diurus dengan cara yang tepat dan benar untuk mensejahterakan dan mengadabkan rakyat.

Arena LK2 Tingkat Nasional (Intermediate Training)
HMI Cabang Ternate Maluku Utara.
18 Maret 2020

MHR. Shikka Songge.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru