oleh

Menjadi Petani Itu Pilihan Bukan Sebagai Pelarian

Pangandaran, Kicaunews.com – Robi Sugara  mantan lulusan SMK Pertanian, (SMK Pasawan Banjarsari) merasa prihatin ketika melihat keadaan ekonomi Pertanian di Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran.

Menurut Robi, sebagai lulusan SMK Pertanian, dirinya sangat prihatin ketika melihat banyaknya kondisi kebun petani yang kurang produktif, karena kebanyakan para petaninya sudah tua di tambah lagi minimnya pengetahuan tentang Pertanian, namun sangat di sayangkan ketika melihat anak mudanya lebih memilih berangkat ke kota untuk mencari lapangan kerja, walaupun di kota hanya sebagai karyawan Pabrik.

Lain halnya dengan Robi, ketika dirinya melihat peluang yang sangat besar untuk memulai usaha di bidang Pertanian, maka Robi pun mulai mencoba untuk menanam cabai merah di tahun 2019, pada saat itu Robi cuma menanam 2.000 batang pohon, dan ternyata di saat panen dapat menghasilkan Cabai merah sebanyak 2 ton dengan harga rata rata Rp.20.000/kg.

“Dari situlah saya terus mengembangkan usaha Tani Cabe sampai sekarang, dan alhamdulilah sekarang saya sudah bisa menanam sebanyak 14.000 batang.” ungkap Robi.

Untuk mengembangkan bidang Pertanian lainnya, seperti pisang dan buah buahan, Robi mengajak kepada anak muda untuk dapat mengembangkan Desanya dalam bertani.

“mari kita kembangkan Desa dengan kompetensi keahlian kita masing-masing, untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri bukan untuk kita kerja di orang lain.” jelas Robi.

“Memproduksi apa yang kita konsumsi dan mengkonsumsi apa yang kita produksi, itu adalah sebagai kata yang dapat memotivasi saya untuk memilih mengembangkan Pertanian di Desa sebagai jalan hidup yang mapan dalam bertani.” pungkas Robi. ***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru