oleh

Diduga Agar Tidak Terganjal Sebuah Aturan Pemakaian Dana Desa, Sebuah Pendopo di Tulis Balai Pertemuan

Kebumen, Kicaunews.com – Pengajuan rencana awal dengan dasar musyawarah desa adalah dari kades Bulurejo Ayah Kebumen Saring pengajuan sebelumnya untuk  tahun 2019  rehab atap gedung pendopo dengan dana dari PAD pemasukan restribusi.

Namun saat realisasi oleh kades yang sekarang justru berubah menjadi sebuah bangunan yang berbentuk Pendopo Balai Desa.

Tahun 2019 bangunan tersebut menggunakan Dana Desa  yang tertulis masa pekerjaan 15 hari kalender namun hingga saat ini kondisinya masih terlihat mangkrak.

Di tahun 2020 tercantum di baliho informasi yang terpampang di halaman Balai desa tercantum kembali gedung tersebut masuk anggaran dari Dana Desa.

Sungguh ironis di saat jalan jalan Desa masuk Banyak yang rusak justru anggaran Dana Desa Bulurejo kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen justru Dana Desa untuk membangun sebuah gedung yg berbentuk seperti pendopo yang di katakan dalam pengakuannya adalah balai pertemuan.

Saat awak media ke kantor Balai Desa Bulurejo menemui kasi Kesejahteraan yang menangani pembangunan untuk menanyakan perihal Dana Desa yang di gunakan untuk pembangunan gedung dan juga tentang Dana Desa yang di gunakan RTLH di duga yang mendapatkan bukan yang di ajukan, oleh Kasi kesejahteraan pemerintahan Desa Bulurejo bahwa bila awak media ingin menanyakan hal tersebut harus meminta ijin ke Kapolsek dan Camat Ayah kabupaten Kebumen.

Hal tersebut juga di perkuat oleh penjelasan sekertaris Desa Demangsari kecamatan Ayah saat bertemu awak media di kantor Balai Desa Demang sari bahwa awak media harus meminta ijin Kapolsek bila ingin menanyakan anggaran tentang Dana Desa.

Dari penjelasan ibu Tusi sebagai Kasi pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Ayah kabupaten Kebumen bahwa pembangunan yang di sampaikan pemerintahan Desa Bulurejo bahwa bangunan yang berada di Balai desa Bulurejo adalah balai pertemuan dan tentang adanya dugaan penerima bantuan RTLH yang bukan nama yang di ajukan, kemungkinan bisa saja ada perubahan. Singkatnya (Mugiono).

Baca juga :  Ustadz Lawyer Sikapi Disertasi Abdul Aziz

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru