oleh

Meninggalnya Pasien Suspect Corona Warga Sekitar Mulai Jaga Jarak, Pemkab Bekasi Diminta Redam Kepanikan

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Meninggalnya satu pasien suspect Covid perawat asal Bekasi ini membuat warga sekitar geger. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari awak media, keluarga yang ditinggalkan kini mulai mengisolasi diri.

Pasalnya, meninggalnya perawat membuat warga di sekitar kediamannya mulai menjaga jarak dan menghindari area wilayah tersebut.

Bahkan terdapat edaran yang menyebutkan sekolah di sekitar lokasi diliburkan padahal memang Pemerintah Kab Bekasi sudah secara resmi meliburkan sekolah selama 2 minggu dari 16-31Maret 2020.

“Sudah mulai ketakutan. Ini harus dijaga agar tidak terus berlarut. Bisa mati perekonomian jika kayak gitu,” ujar warga yang juga sekaligus relawan sebuah organisasi di bidang kesehatan.

Dia berharap pemerintah bergerak cepat melakukan pelacakan sekaligus meredam kepanikan di warga sekitar.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengimbau agar masyarakat di wilayanya tetap tenang. Sebab saat ini, selain menangani pasien secara medis, pihaknya mulai ke warga sekitar untuk memberikan edukasi.

“Setelah kami mendapatkan informasi dari RSPI Sulianti Saroso kami ke lokasi, sampai tadi kami terus kasih edukasi ke masyarakat agar tidak takut,” katanya, Minggu (15/3/2020) saat dihubungi.

Saat ini, pihaknya terus memberikan penyuluhan demi meredam dampak sosial dari virus tersebut. Alamsyah memastikan tidak ada isolasi wilayah pasca meninggalnya korban suspect corona tersebut.

“Kami berikan pemahaman supaya akitvitas biasa, tenang walaupun harus waspada. Lewat Puskemas juga melakukan penyuluhan, di sekolah di tingkat RW,” ujar dia. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru