oleh

Covid 19 Makin Serius Komisi IV DPRD Kota Bekasi Minta Sekolah Diliburkan Dua Pekan

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi meminta sekolah-sekolah diliburkan selama dua pekan. Hal itu dikatakan menyusul rekomendasi yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), yang memberikan perhatian serius terhadap perkembangan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Sebagai gambaran, hingga Kamis (12/3/2020), kasus virus corona di Indonesia sudah positif menginfeksi sebanyak 34 orang. Karena itu, WHO memberikan delapan rekomendasi tindakan kepada pemerintah Indonesia.

Salah satu tindakannya adalah opsi containment atau menahan sementara waktu, yakni meliburkan sekolah, membatalkan pertemuan dalam jumlah besar dan menghindari perjalanan ke tempat umum.

“Kita sarankan agar Dinas Pendidikan mengikuti rekomendasi WHO untuk meliburkan sekolah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona,” ujar Sardi Effendi, Sabtu (14/3/2020).

Menurut Sardi, apabila siswa diliburkan, maka pemerintah memiliki kesempatan untuk melakukan sterilisasi melalui penyemprotan desinfektan. “Apalagi sekarang banyak sekolah yang sudah menyelesaikan ujian. Jika diliburkan dua pekan, nanti memudahkan penyemprotan desinfektan di sekolah-sekolah,” imbuhnya.

Dijelaskannya, saran mengikuti anjuran WHO, bukan dimaksud menciptakan kekhawatiran berlebih kepada masyarakat. Namun, sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan, DPRD menilai keselamatan dan kesehatan masyarakat perlu dilindungi. Sehingga, meliburkan sekolah dalam rangka mengantisipasi adalah tindakan preventif.

“Bukan hanya sekolah yang diliburkan, tetapi aktifitas yang melibatkan keramaian juga harus dihindari saat ini, apalagi kegiatan outing class di luar daerah, tentu ini harus dipertimbangkan baik Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah,” jelasnya.

Sementara ketika dikonfirmasi apakah pihak sekolah sudah menerima surat resmi yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terkait perintah libur aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah(MKKS) SMP Kota Bekasi, Samsu mengaku belum menerima surat resmi tersebut.

Baca juga :  Sambang Polsek Batujaya Polres Karawang

“Kami masih menunggu kebijakan dari Pemkot soal itu (surat resmi Disdik soal meliburkan aktivitas KBM). Apapun kebijakan dari Pemkot kami patuh saja,”ucapnya singkat saat di konfirmasi melalui sambungan telepon. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru