oleh

Diduga Rugikan Negara, JARSI 98 Desak KPK dan Kejagung Periksa Dirut PT Timah

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Jaringan Relawan Anti Korupsi 98 (JARSI 98) kembali turun kejalan pada kamis siang kemarin, 12/3/2020 di depan Di jln Medan Merdeka Timur Jakarta.

Aksinya kali ini untuk mendesak KPK dan Kejagung untuk Memeriksa dan menangkap Dirut PT. Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani beserta jajarannya karena diduga merugikan Negara Milliaran Rupiah.

“Adanya Kasus Dugaan Korupsi di perusahaan Plat merah atas pembelian biji mineral yang mengandung Trak atau Sisa Pengelolaan Produk (SHP) kadar rendah pada tahun 2019 jelas-jelas merusak Nawacita,” Kata Tajudin Kabba saat dikonfirmasi pada jum’at 13/3/2020.

Dirinya mengutarakan, Aksi kami kali ini adalah bentuk kepedulian kami dan dalam rangka mengkawal Program Nawacita Pak Jokowi.

Tajudin menilai, kejadian ini sudah jelas menjadi tambahan citra buruk bagi Negara, dimana Saat ini Pak Jokowi sedang gencar-gencarnya membangun Indonesia kembali terhambat atas ulah sekelompok oknum.

Masih kata Tajudin, dengan adanya surat dari Aspidsus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati) terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pembelian biji timah yang mengandung Terak Sisa Hasil Pengolahan (SHP) kadar rendah di unit gudang Batu Rusa dan unit gudang Tanjung Gunung PT. Timah,Tbk, yang tidak sesuai dengan standar operasional Prosedur (SOP) tahun 2018 dan 2019 menjadi dasar KPK dan Kejagung untuk segera bertindak.

“Sudah saatnya KPK dan Kejagung Ambil tindakan,” Kata Tajudin.

Ditambah, Lanjut Tajurin, Sejumlah Mineral yang dibeli tersebut atas kebijakan Dirut PT. Timah.Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani dan Jajarannya, dimana Terak Sisa Hasil Pengolahan (SHP) diketahui atau diperkirakan mencapai angka ratusan ton dan saat ini masih tersimpan di gudang penyimpanan PT. Timah. Tbk, di beberapa tempat dan nyatanya justru tidak dapat dilebur menjadi balok timah. 

“siapapun yang mencoba merusak program Pemerintah akan berhadapan dengan kami, Oknum-oknum mafia korupsi harus diberantas tuntas,” Jelas Tajudin.

Masih kata Tajudin, KPK dan Kejagung harus tegas jangan tebang pilih. “Mafia Korupsi yang berada di PT. Timah harus segara ditangkap,” Tegas Tajudin.

“Aksi kali ini pun untuk memberikan dukungan penuh kepada KPK dan Kejagung untuk segera menuntaskan persoalan yang sudah mencoreng nama baik Pemerintah, apalagi ini BUMN,” Beber Tajudin.

“kami akan mengkawal kasus ini sampai tuntas dan kami kami akan rencanakan melakukan aksi-aksi selanjutnya sampai benar tertangkap dalang dibelakangnya,” Pungkas Tajudin (Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru