oleh

Bank Sampah dan Pembibitan Jahe Merah Jadi Ide RW 19 Graha Harapan Sambut HUT Kota Bekasi

Kota Bekasi, Kicaunews.coom – Kreativitas dan kekompakan warga RW 19 Perumahan Graha Harapan, Mustikajaya, Kota Bekasi patut menjadi motivasi warga Kota Bekasi. Dua program RW Bank Sampah dan Pembibitan Jahe Merah menjadi program unggulan mereka dalam rangka menyambut  Hari Jadi Kota Bekasi ke 23.

Peresmian Bank Sampah “Berseri 19” dan Pembagian Bibit Jahe Merah ke Warga RW 19 dihadiri Camat Mustikjaya, Guthus dan Lurah Mustikajaya, Faried Wajidi  turut mensukseskan kegaiatan ini, Minggu (8/3/2020).

Camat Mustikajaya, Guthus mengungkapkan  apresiasinya atas kinerja dan  kreativitas warga RW 19  yang begitu antusias menjalankan program kerjanya.

“Alhamdulillah kesadaran warga masyarakat  dan keperduliannya terhadap lingkungan  semakin tinggi, yaitu dengan louncing Bank Sampah  Berseri 19 dalam rangka mengurangi jumlah volume sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan dapat menambah nilai ekonomi keluarga. Semoga di RW  yang lain dapat mengikuti kegiatan positip seperti ini,” kata Camat memotivasi.

Sementara Lurah Mustikajaya, Faried Wajidi pun meminta agar kegiatan ini serius dijalankan dan tetap konsisten. ” Agar apa yang menjadi tujuan program ini benar – benar dirasakan manfaatnya. Karena membangun sinergitas dan komitmen tanpa didukung dan kekompakan pengurus dan warga maka tujuan dan cita – cita kita susah tercapai,” ungkap Lurah Faried.

Dewan penasehat sekaligus Ketua RW 19, Jumiran pun mengakui jika dua program RW 19 ini merupakan ide kreativitas pengurus yang didukung oleh Enam RT yang ada di RW 19, Perumahan Graha Harapan, Mustikajaya.

” Program ini sebagai bagian upaya warga dalam mendukung visi misi Kota Bekasi yang kreatif, maju,sejahtera dan ihsan. Diharapkan warga makin peduli dalam kegiatan K3, menciptakan lingkungan yang asri dan bernilai ekonomis,” terang Jumiran.

Baca juga :  Program e-Smart IKM Sudah Menjamah di 22 Provinsi

Harapannya warga RW 19 mendapatkan manfaat dari program tersebut dan meningkatkan kekompakan dalam mendukung dua program RW 19. Apalagi dana penjualan sampah rumah tangga bisa digunakan warga untuk membayar PBB dan iuran warga.

“Sekaligus warga pun belajar memilah sampah organik non organik. Menanam jahe merah pun punya peluang ekonomi yang bagus dan sekarang permintaan lagi tinggi sebagai obat pencegah virus corona. Jadi menambah penghasilan keluarga,” ungkap Ketua Rw 19 usai kegaiatan.

Bu Hj Lili panitia pelaksana harapannya dengan adanya kegiatan ini memotivasi terhadap kepedulian lingkungan dan menambah penghasilan keluarga.

“Juga bisa mendukung kas RT karna sejak tahun 2019 lalu uang insensif  untuk RT di terhenti sehingga uang penjualan sampah dapat membantu kegiatan RT,”  jelas H Lili.

Pengumpulan sampah warga pun tekhnisnya bisa dikumpulkan secara kolektif per RT atau individu kata Hj. Lili, semua tergantung kesepakatan warga di RT masing – masing. Pengurus Bank Sampah Berseri 19 pun mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah setempat. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru