oleh

Warga Bekasi Berharap Pemkot Waspadai Keluar Masuk TKA China ke Kota Bekasi

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Sebelum pengumuman Presiden Joko Widodo terkait dua warga Indonesia yang positip terkena Covid 19 di Depok, Jawa Barat. Ternyata sudah sebulan lalu virus corona yang sedang merebak di dunia membawa pengaruh stagnya usaha cargo salah satu warga Kota Bekasi.

Seorang pengusaha Cargo warga Duta Harapan, Bekasi Utara bernama Dady (43) mengaku merasakan dampak dari merebaknya virus corona yang pertamakali berasal dari Kota Wuhan, China.

Apalagi paska siaran resmi Pemerintah RI soal wabah virus corona tersebut makin membuat khawatir pelaku bisnis dan usaha di tanah air.

Dady mengaku dirinya mendapat email dari Kepabean di negara China yang menghentikan pengiriman barang sparepart ke Indonesia dan akan diatur ulang jadwal pengirimannya tanpa waktu yang jelas.

“Saya sempat kaget secepat itu ya dampaknya ke usaha cargo saya,” ucapnya heran, Rabu (4/3/2020).

Ia pun mengharap agar Pemerintah untuk lebih siaga dan sigap terhadap penyebaran virus corona yang menjadi momok berbahaya bagi dunia termasuk di Indonesia paska terdeteksi dua WNI positip terkena COVID 19 ini.

“Saya berharap virus corona tidak mewabah ke seluruh wilayah, terutama Kota Bekasi, cukup di Kota Depok saja,” ucapnya prihatin.

Bagi dirinya perlunya Pemerintah untuk membuat langkah konkrit untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ini lebih luas. ” Yang pasti antisipasi, penyuluhan, dan mengawasi yang masuk dan keluar bagi WNA, maupun TKA dari luar negeri khususnya  china,” tegas Dady.

Karena menurut warga Bekasi Utara ini merebaknya virus Corona di dunia membawa dampak negatip di dunia usaha seperti,  pariwisata, ekonomi, barang – barang manufaktur, tidak dipungkiri barang – barang dari China membanjiri Indonesia.

Baca juga :  Kapolsek Cimahi Laksanakan Giat Sambang dan Patroli Antisipasi Malam Minggu

Dady berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pun mewaspadai dan memperketat TKA khususnya dari negara yang terdaftar di WHO sebagai zona merah.

“Jangan sampai Indonesia  mengalami kondisi di Wuhan dan Iran untuk itu perlunya pengawasan ketat dan sterilisasi agar tidak menyebar lebih luas,” harap Dady.

Terutama untuk kawasan industri untuk selekatif dan mewaspadai keluar masuknya TKA yang bekerja di Kota Bekasi, pungkasnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru