oleh

Ustadz Nung dan Wafizs Ajak Dermawan Peduli Korban Banjir di Desa Pantai Harapan Jaya

Kab Bekasi, Kicaunews.com – Ratusan warga kampung Penombo, Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi terpaksa tidur dan memasak di atas bale kayu atau dipan selama hampir 2 minggu akibat air banjir yang masih bertahan di rumah mereka sejak Jumat (21/2/2029) lalu.

Warga mengaku sudah pasrah dengan kondisi mereka karena air banjir yang belum surut masih merendam kampungnya itu tak bisa ditangani lantaran air banjir setinggi 30 – 50 cm menutup wilayahnya.

Bahkan sungai Cikarang yang melintasi kampung itu tak terlihat batas tepinya karena meluap merendam semua rumah warga.

Menurut Ketua RW 04 , Jamil (35) di Rt 01 – 02  di Kamp. Penombo ada sekitar kurang lebih 200 Kepala Keluarga (KK) dan ada 79 KK yang sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan berupa sembako dan obat – obatan.

“Hampir semua warga disini tidak bisa bekerja, rumah, sawah dan tambak terendam banjir hampir 2 minggu belum juga surut,” ungkap Jalil prihatin.

Mendengar berita soal penderitaan warga Kp.Penombo tersebut yang juga merupakan jamaah dari Ustadz Adjie Nung (UAN) atau nama lengkapnya Nur Anwar Amin melalui Yayasan Wafizs Al-Amin Center yang dikelolanya, Selasa (3/2/2020) bersama para dermawan yang tergabung didalamnya mengunjungi mereka.

Karena pemukiman warga terendam air dan tidak bisa dilalui maka rombongan Yayasan Wafizs dibantu warga dengan menggunakan perahu karet mengunjungi rumah warga untuk menyalurkan donasi dari para dermawan.

“Kami bersama perwakilan jamaah menyalurkan donasi dari mereka atas kepeduliannya dengan saudara – saudara kita di sini, karena hampir 2 minggu masih terendam  banjir dengan kondisi yang sangat memprihatinkan,” kata UAN disela – sela aksi sosialnya.

Baca juga :  Mira Sumirat : Prabowo Raih Aplous dalam Debat Capres dan Jokowi Dinilai Gagal

Suasana keprihatinan warga kian terasa begitu UAN mengunjungi salah satu ibu yang bernama Yani  penderita tumor hidung dan merembet ke mata yang mengakibatkan selama hampir 3 tahun tak bisa melihat dengan normal.

“Rumah keluarga Bu Yani terendam banjir ditambah kondisinya yang sedang sakit tumor sangat membutuhkan bantuan dari pihak pemerintah dan dermawan, kita doakan air banjir ini cepat surut agar warga bisa beraktivitas lagi dan kembali semangat,” tutur UAN sedih.

UAN selaku Da’i dan Ketua Umum Wafizs Al-Amin Center mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk memiliki jiwa sosial dan kepedulian dalam meringankan kesulitan yang sedang dialami saudara-saudara muslim kita yang lain, karena jika kita peduli dengan kondisi mereka pasti Allah kelak akan peduli dengan kondisi diri kita, tidak selamanya kita hidup selalu senang pasti akan seperti roda berputar. Dalam kontek ini Nabi SAW berpesan dalam Hadistnya :
وَعَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم : “مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِيْ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَ اللَّهُ فِيْ عَوْنِ الْعَبْدِ مَاكَانَ الْعَبْدُ فِيْ عَوْنِ أَخِيْهِ.” أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ.

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang meringankan kesusahan seorang mukmin di antara kesusahan-kesusahan dunia, niscaya Allah akan meringankan kesusahannya di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat.

Barangsiapa memudahkan orang yang sedang kesulitan, niscaya Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi (aibnya) di dunia dan di akhirat. Allah akan selalu menolong seorang hamba selama ia mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim).

Baca juga :  BMH Salurkan Bantuan Sembako & Pengobatan Gratis di Kampung Pemulung

Di kesempatan yang sama UAN juga menjambangi kediaman bapak Zainal Abidin dengan kondisi fisik tak normal yang sangat memperihatinkan dengan keluarganya tinggal di rumah yang tak layak huni.

“Pak Zainal ini sejak lahir kondisi fisiknya abnormal yang tak bisa bekerja membutuhkan uluran para dermawan untuk sedikit meringankan bebannya,” ucap UAN di kediaman bapak Zainal.

Mari kita cintai dan sayangi mereka seperti kita sayangi diri kita sendiri karena saling menyayangi cermin keimanan seseorang, pesan Nabi SAW dalam Hadistnya :
عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik Pembantu Rasulullah dari Nabi SAW bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Beberapa warga seperti H.Ali dan H. Rojak berharap dukungan pemerintah dan masyarakat agar kondisi banjir ini segera surut. Karena diakui mereka warga kampung terpaksa tidak bisa bekerja apalagi modal kerja mereka habis karena benih sawah yang baru disebar tersapu banjir.

” Kami mohon agar pemerintah memperbaiki gorong – gorong dan normalisasi sungai karena selama ini kami sering kebanjiran tiap tahun dan setiap banjir 5 tahunan bisa merendam semua rumah warga seperti sekarang ini,” ucap H.Ali yang diamini oleh Ketua RW 04, Jamil.(Sofie)

Saksikan Link youtube Ustd Adjie Nung disini yach

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru