oleh

Kronologi Modus Operandi Pembunuhan Driver Taksi Online Yang Dilakukan Eks Anggota TNI

Kab.  Jepara, Kicaunews.com – Satu dari tiga orang terduga pembunuh driver taksi online di wilayah Yogyakarta merupakan pecatan TNI dari  Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro.

Menurut Kapolres Jepara Akbp Nugroho Tri Nuryanto Mengungkapkan Berawal pada hari selasa tgl (04/02/2020) tersangka DS (33) alias P Bin Kasim mantan anggota TNI yang dipecat atau disersi, merencanakan untuk membunuh korban dengan dasar untuk memiliki KBM milik korban Tri Ardiyanto (40) yang beralamat desa Gondangmanis RT 04/ RW 02 kec. Bae kab. Kudus, dan menjual KBM milik korban.

Kejadian berawal mula dihari Selasa 04/02/2020  sekitar pukul 19.00wib DS menemui korban di SPBU yang dekat dengan Swalayan ternama di kota Kudus, dengan alasan meminta korban untuk mengantarkan Tsk ke rumah kontrakan Tsk di desa Mijen kec. Kaliwungu kab. Kudus dengan menggunakan KBM milik korban.

“Namun sebelum sampai ditempat yang dituju Tsk meminta korban untuk berhenti dipinggir jalan dekat perempatan Jetak turut desa Kaliwungu kab. Kudus, serta merta Tsk mengambil pisau dari dalam tasnya dan menusukkan pisaunya itu ke dada korban sebanyak dua kali tusukan,”terangnya

Tidak hanya itu, Tsk juga mencekik leher korban dan setelah dipastikan korban sudah tidak berdaya, lalu Tsk membawa jasad korban ke rumah kontrakan Tsk dan dibungkus selimut serta diikat dengan tali rafia dan memakai batu-bata dengan berpikiran menenggelamkan jasad korban.

Tepatnya dinihari pukul 04.00wib (05/02/2020) Tsk membuang jasad korban dijembatan Ketileng turut desa Ketileng kec.Welahan kab. Jepara.

“Selanjutnya Mayat korban ditemukan oleh warga sekitar Ahmad Kusaeri dan Masrukan pada hari kamis (06/02/2020) pukul 06.10wib yang mengambang di sungai SWD II turut desa Bugo RT 01/RW 01 kec. Welahan Kab. Jepara,”tandasnya (Vio Sari)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru