oleh

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kabupaten Pangandaran Selenggarakan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah

Dalam rangka peningkatan kompetensi  kapala sekolah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Pangandaran laksanakan kegiatan penguatan Kepala Sekolah.

Acara Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah yang bertempat di Hotel Horizon pantai barat Pangandaran ini di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran (Rabu, 3/02/2020) dengan Pemateri, Dr. H. M. Agus Nurdin, M.pd. , Dodi Djubardi, S.Pd. , Dr. Rd. Iyus Surya Drajat, M.Pd.

Kegiatan ini  bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka melaksanakan kepemimpinannya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Diklat Peningkatan mutu Manajerial dan Profesinalisme Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar di ikuti oleh 269 kepala sekolah Dasar se Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan ini di bagi tiga kelompok, kelompok pertama hari Selasa, 3 Maret, kelompok ke dua hari Rabu, 4 Maret dan terakhir kelompok ke tiga hari Kamis, 5 Maret 2020.

Menurut K3S Kabupaten Pangandaran Maman Hermana. S,pd. MM. Sebagai top Manager (Manajer Puncak), Kepala Sekolah memiliki wewenang luas dan berperan memberikan pembinaan kepada guru dalam kegiatan pembelajaran.

“Kepala Sekolah juga berperan untuk melakukan harmonisasi kegiatan di sekolah yang dipimpinnya agar visi misi yang dikehendaki bisa berjalan dengan baik.” ungkap Maman.

“Sebagai manusia biasa, tentu setiap Kepala Sekolah memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, untuk meningkatkan kinerja dan memaksimalkan kelebihan serta meminimalisasi kelemahan tersebut, maka perlu sebuah wadah bersama antar Kepala Sekolah. Lanjut Maman.

Masih menurut Maman, wadah ini merupakan suatu organisasi profesi yang disebut dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Adanya K3S diharapkan sebagai wadah berbagi pengalaman dan ajang konsultasi bersama untuk menghadapi masalah sekolah-sekolah yang dipimpin para Kepala Sekolah.

Beberapa masalah utama yang menjadi pokok pembicaraan K3S, antara lain mengenai masalah guru yang belum terpecahkan dalam Kelompok Kerja Guru (KKG). Temuan saat Supervisi Kepala Sekolah yang berkaitan dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) juga turut menjadi pokok pembicaraan K3S agar sekolah yang dikelola sesuai dengan MBS yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Baca juga :  Unit Reskrim Polsek Kebayoran Lama Ungkap Kasus Penggelapan Sepeda Motor Dengan Modus Tawarkan Lowongan Kerja

Berbagai kegiatan penting seperti workshop, lomba kreativitas anak, dan lain sebagainya juga menjadi kegiatan rutin K3S.

K3S sebagai ajang untuk menghasilkan ide, gagasan, atau terobosan baru yang turut meningkatkan kualitas pendidikan, minimal di lingkup kepengawasan sekolah K3S tersebut.

Dari beberapa tugas pokok K3S itu, sudah seharusnya program kerja K3S harus disusun sedemikian rupa. Pertemuan-pertemuan yang diadakan baik rutin maupun insidental juga seharusnya menjadi momen berharga untuk memecahkan berbagai persoalan pendidikan dalam lingkup tersebut. ***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru