oleh

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Sidak Terkait Limbah PT MIP Yang Semakin Menjadi

Bogor, Kicaunews.com – Keberadaan PT. Mandala Inti Persada (MIP) di Kampung Dukut, Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, mengancam kelangsungan hidup petani. Perusahaan pemecah batu yang menggunakan mesin Stone Cruiser itu telah merusak lingkungan. Limbah berupa pasir batu yang dihasilkan perusahaan tersebut dibuang langsung ke Sungai Cipareang yang berada dekat perusahaan itu.

Akibatnya, saluran Irigasi Cikumpeni yang bersumber dari Sungai Cibeet, dan merupakan sumber air utama bagi petani di wilayah itu, menjadi dangkal. Beberapa titik telah tertutup limbah PT. MIP. Mengakibatkan, aliran air menuju lahan pertanian warga menjadi tersendat.

Walau perusahaan telah dikunjungi Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fatoni beserta dinas terkait, namun kunjungan itu tidak digubris. Pasalnya, perusahaan semakin menjadi membuang limbahnya ke Sungai Cipareang tanpa ada upaya perbaikan berarti.

“Limbahnya semakin parah, sudah menutupi aliran irigasi terutama di Pandit. Aliran air tidak lagi menuju hilir, tapi berbalik ke hulu,” keluh salah satu petani, Mad Yunus kepada bogoronline.com, Senin (2/3).

Ditambahkan, kalau tidak ada perbaikan dari perusahaan, dapat dipastikan petani terancam kehidupannya. Penopang utama kehidupan masyarakat Tanjungsari adalah bertani.

“Kami tidak melarang perusahaan beroperasi, tapi kalau seperti ini, kami sangat dirugikan. Bahkan, kehidupan petani terancam kelaparan jika limbah batu terus bertambah,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sirnarasa Deny Firdaus Z mengancam akan menutup perusahaan kalau janji pengusaha membersihkan saluran tidak ditepati. Mau tidak mau, perusahaan harus ditutup. Dirinya tidak bisa menahan kalau petani yang maju dengan alasan menuntut dan mempertahankan haknya.

Sementara pihak MIP melalui Humas Ferry Gustiawan mengakui adanya pencemaran yang disebabkan limbah pasir dari perusahaannya. Karena itu, berjanji akan membersihkan limbah menggunakan alat berat. Ia juga berjanji akan memperbaiki sistim penanganan limbah agar tidak mengganggu lingkungan. Namun janji tetap janji, janji menurunkan alat berat sampai saat ini tidak terlaksana. (Soeft/Arent)

Baca juga :  Raih Penghargaan Paramakarya, Gubernur Lampung Arinal Berhasil Bina Usaha Kecil dan Menengah

Sumber : BOGORONLINE.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru