oleh

Dana Desa Bukan Untuk Memperkaya Kepala Desa Tetapi Untuk Mengentaskan Kemiskinan Masyarakat

Pangandaran, Kicaunews.com – Dalam Rapat Kerja 3 Menteri di Palembang menteri Sri Mulyani menegaskan bahwa pentingnya Dana Desa.

“Dana Desa adalah dana masyarakat kita, berarti Dana Desa bukan untuk Kepala Desa dan Perangkat Desa.” jelas Sri Mulyani.(dikutip dari instagram @smindrawati, jumat 28/02/2020).

Menurut Sri Mulyani, pentingnya alokasi dana desa untuk upaya mengentaskan kemiskinan.

“Gunakanlah untuk menurunkan kemiskinan, perbaikan layanan kesehatan dan infrastuktur,” ungkap Sri Mulyani.

“Dana Desa dalam kurun waktu lima tahun pertama atau sepanjang 2015 hingga 2019 telah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, hal ini terlihat dari semakin banyaknya infrastruktur perdesaan yang telah dibangun dari Dana Desa.” jelas Sri Mulyani.

Anggaran yang bisa di danai dari Dana Desa seperti infrastruktur Jalan Desa, Jembatan Desa, Pasar Desa, Embung Desa, Posyandu, Sarana Air Bersih, MCK,Polindes, PAUD, dan Drainase.

Sri Mulyani pun mengatakan, mulai tahun 2020 ini Dana Desa akan diterima langsung oleh Desa karena penyaluran Dana Desa dari Rekening Pusat ke Rekening Kas Umum Daerah dan dari RKUD ke Rekening Kas Desa dilakukan bersamaan.

Sri Mulyani menjekaskan, Semua transaksi penyaluran dilakukan oleh Kantor Perbendaharaan/KPPN setempat setiap minggunya dengan persyaratan yang lebih sederhana.

Menteri Keuangan meyakinkan dengan mekanisme ini, Dana Desa akan lebih cepat diterima Desa dan tanpa menunggu semua Desa siap menyalurkannya.

“Saya sering mendengar waktu itu banyak Desa yang mengatakan, Bu Desa saya sudah selesai, laporan bagus, tapi dananya belum disalurkan karena menunggu Desa lainnya yang belum selesai. Maka mulai sekarang setiap Desa tidak perlu menunggu Desa lainnya,” ujar Sri Mulyani.

Lanjut Sri Mulyani, Pemerintah Pusat akan langsung mampu bisa menyalurkan tanpa menunggu Desa-Desa yang masih belum selesai, dengan tujuan untuk memacu agar tertinggal bisa mengejar, bukannya yang bagus menunggu yang tertinggal.

Baca juga :  KODI DKI Jakarta Gelar Lomba Pidato Piala Gubernur Tingkat SLTA se-DKI Jakarta

Sekarang ini Pemerintah mengalokasikan atau pencairannya dimajukan ke depan, di mana 40 persen langsung transfer di depan.

Jadi tahun ini akan dilakukan tiga kali transfer, yaitu 40 persen, 40 persen, dan 20 persen.

Sri Mulyani menekankan Dana Desa yang memiliki tujuan mulia ini memiliki arti para pejabat yang terlibat di dalamnya mengemban amanah yang tidak ringan.

“Sebagai landasan kita dalam mengelola Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat, mari kita jadikan efisiensi, efektivitas, produktivitas, transparansi, dan akuntabilitas ,”pungkas Sri Mulyani.***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru