oleh

Milineal Diajak Belajar Politik dan Kepemiluan di Mastafa Institute Bareng KPU dan Bawaslu

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Para milenial yang terdiri dari para mahasiswa diberikan pembelajaran terkait sistem demokrasi dan kepemiluan dengan sejumlah narasumber dari KPU dan Bawaslu Kota Bekasi.

Sebanyak 30 orang milenial tersebut mrngikuti Sekolah Kepemiluan (Electoral School) yang digelar Mastafa Institute, bertempat di Aula KPU Kota Bekasi, Kamis (27/2/2020).

Para narasumber sebagai pembicara terdiri dari Komisioner KPU Jawa Barat Idham Holik, Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tommy Suswanto, Akademisi Dila Novita dan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Komarudin.

Ketua Mastafa Institute, Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, digelarnya sekolah kepemiluan bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada para mahasiswa terkait kepemiluan di Indonesia, bagaimana sistem pemilu dan lembaga-lembaga apa saja yang berkaitan dengan kepemiluan, serta peran serta masyarakat sebagai yang mempunyai legitimasi kuat seperti apa perannya.

“Disini kita akan kupas beberapa tematik-tematik (kepemiluan) itu kepada mahasiswa yang mengikuti sekolah kepemiluan. Outputnya pemuda dan mahasiswa yang ikut dapat memahami fungsi dan peran dari sistem kepemiluan di Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Kamal, disela-sela acara Sekolah Kepemiluan di Aula KPU Kota Bekasi.

Kamal menuturkan, sebelum kegiatan Sekolah Kepemiluan, Mastafa Institute telah dilakukan tahapan-tahapan dan koordinasi dengan KPU Kota Bekasi dan Bawaslu Kota Bekasi terkait kesepahaman pendidikan politik.

“Alhamdulillah Bawaslu dan KPU mensupport kegiatan Mastafa Institute terkait Sekolah Kepemiluan,” tambahnya.

Menurutnya, peserta yang ikut Sekolah Kepemiluan telah dilakukan seleksi oleh Mastafa Institute, dimana para calon peserta dituntut untuk membuat video yang berkaitan dengan sistem pemilihan umum dan sistem pengawasan pemilihan umum.

“Mahasiswa yang ikut sangat antusias, hampir ada 80 orang yang mendaftar, tetapi kita seleksi dan dipilih hanya 30 orang peserta saja,” ujarnya.

Baca juga :  Sensasi Liburan Berkemah di Camp Hill Ecostay

Kamal menambahkan, Mastafa Institute ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya para pemuda dan kaum milenial di Kota Bekasi.

“Jangan sampai aktifitas politik itu dilakukan para orang tua, tetapi kita juga mendorong anak muda agar mampu memberikan gagasan, konsep dan ide berkaitan dengan politik,” tandasnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru