oleh

Milad Ke-4 PPIU Banten Gelar Syukuran dan Santunan Yatim Piatu

Serang, Kicaunews.com – Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh (PPIU) Provinsi Banten mengadakan potong tumpeng dan santunan Yatim Piatu di Kantor Wilayah Kementrian Agama, Jalan Haji Shech Nawawi Al- Bantani, Blok Instansi, Vertikal No 1 Serang. Senin (17/02/2020).

Di celah acara, Ketua PPIU Hj. Ratu Yulia Dawanis mengatakan, di Milad yang ke-4 ini semoga PPIU dapat lebih maju lagi, guyub juga saling asah saling asih saling asuh.

“Bermacam-macam travel di Banten ini, namun yang tergabung di paguyuban ini Insya Allah terjamin. Selain itu kita juga dapat saling menjaga juga membawa nama baik untuk Banten yang kita cintai ini. Bahkan kami (PPIU) selalu berperan serta dalam kegiatan-kegiatan, baik dari kegiatan sosial dan melibatkan UMKM asli Banten agar dapat di kenal ke seluruh penjuru sebagai oleh-oleh Banten seperti misalnya batik dan lain sebagainya,” kata Hj. Ratu Yulia Dawanis

Alhamdulilah sekarang dari pusat sudah turun supaya betul betul travel itu harus mempunyai izin. Yang tidak mempunyai izin tidak bisa memberangkatkan.

Selain itu Hj. Ratu juga mengatakan, kini pusat telah mewajibkan seluruh travel wajib mengantongi izin dari Kementrian Agama.

“Yang sudah tergabung ada 66 travel yang sudah memiliki izin dan yang ada 12 travel yang sedang berproses. Kami sudah bantu mengajukan, namun belum turun, semoga semua izin di permudah walaupun memang harus ketat agar tidak di salah gunakan.” Terangnya

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten Dr. Haji A Bazari Syam, mengatakan, Yang paling di harapkan oleh Kementrian Agama, PPIU dapat lebih eksis di buminya sendiri.

“Saya mendapatkan laporan, ribuan orang yang berangkat dalam 6 bulan sekali, artinya alangkah baiknya jika orang Banten menggunakan produk sumurnya sendiri, selain lebih jelas keberadaanya, minimal meminimalisir yang menggunakan travel dari luar. perlu di tanamkan, PPIU yang terdaftar dan berdomisili di Banten akan sangat mudah bagi kita untuk berkoordinasi mungkin dalam kondisi tertentu katakanlah mudah sekali dimintai pertanggung jawaban, kalau misalnya ada yang merasa diberikan pelayanan kurang baik atau bahkan dirugikan. Bahkan sangat mudah kita mengambil sanksi atau tindakan kepada travel-travel yang ada di banten dimulai dari pencabutan izin dan lain sebagainya. Hanya memang ada kendala yang saya kira di PPIU ini kurang sungguh-sungguh mensosialisaikan dirinya, sehingga ketika saya di Ujung Kulon, disana malah ada spanduk travel umroh yang domisili surabaya. ini kan berarti disana ada yang mensosialisaikan,” kata Dr. Haji A Bazari Syam

Baca juga :  Anggota Polres Cirebon Gelar Pengamanan Kegiatan Adat Larung Saji Sedekah Laut

Selain itu dirinya juga mengatakan, Pihaknya ingin seluruh muslim yang ada Banten dapat pergi umroh.

“Saya katakan itulah pentingnya travel umroh di Banten, jadi masyarakat tidak tergiur oleh travel Umroh dan Haji yang tidak jelas, bahkan rawan menjadi korban penipuan. Saya yakin kedepan tidak ada PPIU yang oprasional tanpa terdaftar di Kementrian Agama.” Jelasnya.

(Abi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru