oleh

UAN Berikan Kajian Keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah Dalam Seminar KB Bersama Ratusan Bidan

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Ustadz Nur Anwar Amin biasa disapa Ustdaz Adjie Nung (UAN) beri tausiah soal kiat – kiat membina keluarga bahagia dan sejahtera dunia akherat menurut ajaran Islam bersama ratusan bidan se- Kabupaten Bekasi.

Kegiatan seminar yang dilaksanakan atas prakarsa bersama antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kab.Bekasi dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kab.Bekasi di Hotel Java Palace, Cikarang Utara, Kamis (13/2/2020) disambut hangat para bidan yang antusias menyimak tausiah UAN.

Menurut UAN Islam secara khusus mengajarkan kepada umat muslim akan pentingnya membina keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah menuju keluarga yang berkualitas sebagai pondasi keluarga Islami.

Seminar sehari ini sengaja menghadirkan nara sumber tokoh agama karena kata Kepala DPPKB H. Farid Setiawan, M.Si tujuannya agar keluarga Indonesia tidak hanya bahagia sejahtera dunia namun akherat.

“Diharapkan para bidan saat menjadi ujung tombak dilapangan dalam menjalankan tugasnya ikut andil mewujudkan keluarga unggul,” beber Kadis Farid.

Dalam tausiahnya UAN mengingatkan arti penting pasangan suami istri yang sholeh sholehah agar terwujud keluarga yang ideal sesuai tuntunan ajaran Islam yakni pasangan yang baik dan sholeh, sehat jasmani dan rohani, memiliki keturunan yang baik serta harta yang halal dan barokah.

“Konsep ini penting dalam mengedukasi keluarga kita dan diharapkan diedukasi ke masyarakat luas tidak hanya untuk kalangan IBI saja,” ujarnya.

Ternyata banyak juga pertanyaan yang dilontarkan peserta seminar seputar kehidupan rumah tangga yang selama ini dianggap tabu dibahas.

Terkait dengan program keluarga berencana yang sedang digalakkan pemerintah, UAN mendukung langkah kebijakan pemerintah dalam mengendalikan angka kelahiran.

“Islam pun mengajarkan bagaimana kita dianjurkan untuk mengatur jarak kelahiran dan melarang untuk memutuskan keinginan untuk tidak memiliki keturunan,” jelas Ustadz.

Baca juga :  Kanit IK Polsek Sinjai Tengah Polres Sinjai Laksanakan Pam Distribusi KKS BS Desa Saotengnga

Berbagai alat kontrasepsi yang sudah dikenal masyarakat intinya untuk mengatur jarak kelahiran agar keluarga lebih sejahtera secara baik.

“Jadi program KB bukan hanya membahas soal kontrasepsi, program pengendalian jumlah penduduk saja tapi membahas  pula bagaimana masyarakat Kab. Bekasi menjadi unggul dan sejahtera lahir dan bathinnya,” terang Kadis Farid di sela – sela seminar.

Pasangan suami istri yang sholeh, baik dan sehat pasti akan mengutamakan keharmonisan dan adab dalam menjaga prilaku berumah tangga, ungkap UAN.

Cara termudah dan sering dilakukan kaum pria agar tetap bisa menjalankan hak dan kewajiban biologisnya
namun tetap aman, menurut UAN, para suami bisa menggunakan beberapa faktor kondisi kontrasepsi, diantaranya : bisa karena faktor menyusui, KB, kalender, bisa menggunakan jenis KB kondom atau ‘azl.

‘Azl adalah mengeluarkan sperma laki-laki di luar kemaluan wanita dengan tujuan untuk mencegah kehamilan. Dari Jabir Ra berkata : Kami melakukan ‘azl pada masa nabi SAW dimana al-Qur’an masih terus diturunkan, dan hal tersebut diketahui oleh Nabi SAW tetapi beliau tidak melarangnya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Acara seminar dengan tema Keluarga Berencana Ditinjau dari Sisi Agama Islam Menuju Keluarga yang Bahagia dan Berkualitas dihadiri Kadis PPKB Kab Bekasi, Farid Setiawan, M.Si, Sekertaris DPPKB, Drs.H.Jaini Hanafi, M.Pd, Kabid KB, Roni Pelik Ronal dan Ketua IBI Kab Bekasi, Hj Nursiati, serta dua narasumber dari pihak medis dokter ahli kandungan  Suharwan Hadi Sudarwo dan pihak agamis Ustadz Nur Anwar Amin (UAN) dari Yayasan Wafizs Al-Amin Center. (Sofie)

Penasaran dengan paparan yang disampaikan UAN, pembaca bisa menyimak lebih lanjut tauziahnya di chanel yuotube

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru