oleh

Sidak Soal Antisipasi Coronavirus di Meikarta, Terungkap pula Dugaan Ratusan TKA Tiongkok Ilegal

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama anggota DPRD Kab.Bekasi, Imigrasi, Polres dan Kodim ke wilayah Lippo Cikarang tepatnya di Meikarta Project, ditemukan adanya dugaan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) China ilegal pada Sabtu (8/2/2020).

Sidak Pemkab dengan instansi lainnya itu awalnya dimaksudkan sebagai tugas kontrol dan antisipasi penyebaran Coronavirus terhadap WNA Tiongkok di wilayah Lippo Cikarang.

Berdasarkan pengakuan pihak manajemen PT.Mahkota Sentosa Utama kepada anggota Dewan dan Dinas Kesehatan, Polres, Kodim, Disnaker dan Imigrasi, mebgatakan jika jumlah pekerja WNA Tiongkok hanya ada 7 orang.

Namun data yang tercatat di Disnaker terdapat dokumen WNA Tiongkok sebanyak 260 orang setelah dilakukan sidak terdapat 100 orang TKA Tiongkok.

Dalam sidak tersebut anggota DPRD Kab. Bekasi, Budiyanto, mengatakan dengan maraknya wabah Virus Corona sangat dikhawatirkan oleh masyarakat Kab. Bekasi.

“Karena Virus Corana yang sangat membahayakan untuk itu Pemerintah Daerah dapat mengantisipasi penyebaran Virus Corona dengan pemeriksaan terhadap pekerja WNA Tingkok yang berada di Kabupaten Bekasi,” kata Budiyanto.

“Apalagi para WNA Tiongkok yang bekerja di Project Meikarta yang sedang membangun Tower diperkirakan ada sekitar 3000 orang, namun datanya diduga sama sekali tidak terdaftar, ironisnya WNA Tiongkok yang sedang berkerja dengan mudah bisa masuk ke Indonesia dan tidak tercatat dalam dokumen negara,” ucapnya prihatin.

Budiyanto sebagai anggota Dewan Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi menjelaskan, dengan banyaknya pekerja WNA Tiongkok maka pihak Lippo Cikarang diduga telah berbohong dengan data yang disampaikan, karena Meikarta sedang membangun sebanyak 15 Tower.

Lanjut Budiyanto jika disetiap bangunan tower diduga telah mempekerjakan kurang lebih 100 – 200 orang pekerja WNA Tiongkok, maka dapat diperkirakan hampir 2000 – 3000 pekerja WNA Tiongkok tidak dilaporkan bekerja di Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  Selain Aktif Tarik Investasi, Kemenperin Pacu Ekspor ke AS Lewat Hilirisasi

Budiyanto menambahkan, bahwa pihak Lippo Cikarang berdalih bahwa pekerja WNA Tiongkok diluar tanggungjawab mereka, karena berada dibawah kendali pelaksana Project PT. China Contruction,” papar Budiyanto.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yang didampingi oleh Polres dan Kodim serta Imigrasi telah melakukan Sidak ke tempat – tempat Project Meikarta, ternyata yang ada hanya 100 orang WNA dan sisanya diduga bersembunyi di hotel-hotel dan perumahan yang berada di wilayah Lippo Cikarang dan Deltamas

Budiyanto menegaskan, dengan kondisi merebaknya wabah Virus Corona di dunia yang sangat membahayakan, maka masyarakat dihimbau harus waspada agar Pemerintah Daerah dapat bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk melakukan pemeriksaan WNA Tiongkok yang bekerja di Indonesia agar dapat segera diperiksa sehingga tidak menyebar dan membahayakan masyarakat Kabupaten Bekasi, tegas Budiyanto. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru