oleh

Regulasi Harus di Tegakkan, Kami Merasa di Dzolimi

Semarang, Kicaunews.com – Buntut dari pencopotan foto sosialisasi bakal calon bupati Kabupaten Kendal, tim Fallah angkat bicara, tim Falaah Sugiarto Jaya dari Banteng Muda PDIP Kabupaten Kendal mengatakan, bahwa siapaun bakal calon, tidak hanya Falah, di berikan kewenangan untuk mensosialisasikan diri, bahwa calon Bupati, perlu dan wajib di mengerti dan di pahami dari nama, gambar maupun fotonya. Di seluruh wilayah Kab. Kendal. 286 desa dan Kota serta 20 kecamatan.

“Bagi kami seorang timses punya kwajiban untuk mensosialisasikan gambar bakal calon disini adalah Fallah” tutur Sugiarto, pada wartawan, Jumat (7/2/2020.)

Menurut Giarto yang akrab di panggil Dlondeng mengatakan kalau regulasi baik dari panwas maupun dari pemerintah Kendal belum punya kewenangan untuk merusak, mengambil atau meniadakan, foto sosialisasi bakal calon bupati, meskipun yang melakukan Satpol PP tetapi harus ada pijakan regulasi yang pas, kalau memang tindakan tersebut di lakukan oleh oknum satpol pp harus membaca perda.

“Kalau di perlakukan harus semuanya, tidak hanya Fallah yang menjadi korban gambarnya di copoti tetapi sekali lagi harus semunya” ujarnya geram.

Kita sebagai warga negara yang baik, etika pemasangan sudah dilakukan dengan baik. Tidak memaku di pohon pohon, tapi kita memasang di pinggir jalan, agar masyarakat memahami bahwa Fallah ikut kontentasi pilkada tahun 2020.

Ironisnya bahwa gambar saat sudah di pasang sebagai ujut sosialisasi akhirnya pihaknya “Fallah” yang di turunkan bahkan ada yang di rusak, “Kami sebagai tim memahami hal itu dan kami tidak akan menuntut Gusti Allah isih sugih, Gusti Allah tidak tidur geramnya

Sebagai ketua tim pemasangan spanduk, kalender. Sugiarto jaya, memahami semacam itu tetapi tolong jangan tebang pilih kalau niat begitu semua gambar harus di turunkan, kalau perlu kita di panggil diajak diskusi kalau melanggar etika dan estetika di Kabupaten Kendal, kami akan siap menerima apapun yang menjadi kesepahaman dulu yang diambil, karena ini negara hukum.

Baca juga :  I Wayan Suparmin Berharap KPK Menuntaskan Permasalahan Kasus Penjualan Dan Pembelian Lahan Rumah Sakit Sumber Waras

Kasus penurunan gambar Fallah kami merasa di dzolimi, sudah berapa ratus ribu kami pasang, sekali lagi pihaknya berharap tidak tebang pilih kalau alasannya berbayar kami siap berapa yang harus kami bayar. Kepada pemerintah Kabupaten Kendal. Kami berharap regulasi itu bukan tumpul kebawah. Kami tim di undang kalau memang ada wadah diajak bicara untuk menyelesaikan masalah ini. Kita akan menerima kalau dari kesepahaman, inilah yang perlu di sampaikan.

“Sekali lagi kami bilang jangan tebang pilih. Kalau bakal calon di turunkan semua harus di turunkan. Tidak hanya Fallah, maaf itu tapi yang lainmya juga harus di turunkan” pungkasnya. (Lendra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru