oleh

Menjelang Pilkada 2020 Kabupaten Pangandaran PKB Tak Mau Salah Dalam Mengambil Sikap

Pangandaran, Kicaunews.com – Partai berlambangkan Bola Dunia yang dikelilingi Sembilan Bintang berwarna dasar hijau (PKB), sampai saat ini belum menentukan sikap dalam menjelang Pilkada 2020 Kabupaten Pangandaran.

Diamika politik di Kabupaten Pangandaran walau saat ini terus menghangat dalam menjelang Pilkada 2020, namun Partai PKB Kabupaten Pangandaran sampai saat ini belum menentukan sikap dan tidak mau grasa grusu untuk membangun koalisi.

Partai berlambang Bola Dunia yang di kelilingi Sembilan Bintang ini akan membuka pendaftaran untuk melakukan penjaringan dan tidak terpengaruh dengan sikap sejumlah pimpinan partai politik yang secara tersirat sudah memperlihatkan arah dukungan ke salah satu pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.

Jalaludin Ketua DPD PKB Pangandaran mengatakan, peta politik di Kabupaten Pangandaran masih cair, ada kemungkinan terjadi perberubahan yang signifikan, meski beberapa partai sudah jelas arah sikapnya.

“Sampai saat ini belum ada pasangan bakal calon yang siap melawan petahana. Tapi bukan berarti tidak akan ada lawan, kita sedang berunding di internal partai untuk menentukan sikap akhir partai, apakah akan mendukung petahana atau akan membentuk koalisi baru untuk mengusung pasangan lain baik dari kader sendiri maupun tokoh lain yang bisa membawa kabupaten pangandaran kearah yang lebih baik,” papar Jalaludin.

PKB juga belum bisa memutuskan wacana membangun koalisi dengan salah satu partai politik, kita yakin partai partai lain masih terbuka kemungkinan untuk di ajak bergabung membangun koalisi.

“Koalisi harus dibangun karena PKB jumlah kursinya belum memenuhi ketentuan persyaratan untuk mendaftarkan pasangan calon yaitu 8 kursi sedangkan PKB hanya 5 kursi,” sambung Jalaludin.

Saat ini Balon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran di masyarakat masih simpangsiur. Dalam kontestasi Pilkada 2020 terkait sulitnya mengalahkan calon incumbent atau petahana, dianggap alasan klasik semata, namun bagi para Politikus harus penuh Kehati hatian dalam mengambil sikap. (Nurzaman)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru