oleh

Tragis Nenek dan Cucu Yang Kena Penyakit Stunting Hidup Susah

Indramayu, Kicaunews.com – Rumah nenek warni (86) yang tidak layak huni bagi manusia, Salasa (04/02/2020).

Menurut bu warni yang umurnya sudah setengah tuhu yang tertatih tatih bila untuk berjalan menerangkan pada media kicaunews.com bahwa dia habis kena tabrak lari oleh seseorang yang tak bertanggung jawab sekarang terbaring tak bisa jalan sekarang makan minum dapat belas kasihan dari sodara dekat.

“Tetangga dekat dan pemerintah desa, hanya bisa menagis dengan cucunya yang kena penyakit stunting dan yatim piayatu keberadaannya sagat memperhatinkan untuk di lihat,”ungkapya

Sementara itu Pemerintah desa kerticala kecamatan tukdana kabupaten indramayu yang di wakili oleh (lebe) bahwa nenek warni ini sangat memperhatinkan hidupnya dan kurang layak sekarang rumahnya sudah rusak lagi dan tak layak untuk di huni.

“Dia mendirikan rumah kecilnya di atas tanah perhutani dan  cucunya yang bernama pendi (12)  sangat mengenaskan terkena penyakit stunting bawahan lahir dan sekarang jadi anak yatim piyatu ibu dan bapak nya meninggal dunia sekarang  tumpuhan hidupnya ke nenek warni,” ujurnya.

Dari pihak kami pemerintah desa sudah berusaha maksimal untuk membantu ibu warni ini dari segi perehaban  rumah dan  kesehatan dan ibu warni ini dapat dana PKH tapi tak maksimal untuk membantu beban ekonominya karena banyak beban hidup yang ia emban sehari hari jadi kami meminta kepada pemerintah daerah, propinsi dan pusat mohan bantuan yang maksimal pada nenek warni ini dan identitas alamatnya desa kerticala  blok pasar gang waryi kecamatan tukdana kabupaten indramayu.

“Mungkin juga kalau ada dermawan dan donatur langsung saja datang kealamatnya atau pemerintah desa siap untuk mengantar kerumah nenek warni,”pangkasnya (kajen)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru