oleh

Komisi 4 DPRD Kota Bekasi Sesalkan Mangkraknya SD N Margahayu 13

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Hj.Evi Mafriningsianti menyesalkan mangkraknya pembangunan SDN Margahayu 13 yang harusnya selesai di tahun 2019. Mangkraknya pembangunan sekolah tersebut dinilai menghambat proses belajar mengajar siswa siswi di SD tersebut.

Hal tersebut dikatakan dia saat melakukan sidak ke lokasi bersama Daryanto, Uri Huryati dan dr.Janet yang meninjau langsung ke lokasi setelah viral di pemberitaan media.

Ke empat anggota Komisi IV tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN Margahayu 13, Nasan. Sekdar diketahui, pembangunan SDN Margahayu 13 Bekasi Timur itu meliputi dua lantai dengan 10 lokal kelas, yang dibangun menggunakan APBD tahun 2019 sebesar Rp2,3 miliar.

“Menurut saya kondisi bangunan sekitar 80%, Baik daun pintu, jendela, plafon lantai, dan instalasi listrik serta pengecatan hingga kini belum rampung,”ujarnya pada media. Senin (3/1/2020).

Komisi IV, kata politisi asal PAN ini, berharap agar Dinas Pendidikan melihat langsung agar Disdik mengetahui apa yang terjadi di SDN 13 Margahayu.

“Dengan kondisi bangunan yang mangkrak ini serta beberapa bangunan kelas yang sudah rapuh atau sudah tidak layak dijadikan tempat belajar,”tandasnya.

“Dan pastinya kami akan memanggil pemenang tender serta Disperkimtan selaku dinas terkait pada pembangunan SD Negeri 13 Margahayu. Akan kami konsultasikan dengan Komisi II untuk tindak lanjut kedepannya. Karna jika mengacu pada pembangunan itu tugas Komisi II, Kalo Komisi IV hanya terkait Pendidikannya yang menggangu berjalannya belajar mengajar,”sambungnya.

Sementara itu, mandor proyek pada pembangunan gedung SDN 13 Margahayu, mengatakan pihak pelaksana dari CV Satria Pratama juga belum membayarkan upah dari belasan tukang bangunan, yang hingga kini masih berdiam di lokasi bangunan.

Baca juga :  BPJS Provinsi Banten, Adakan Sosialisasi di Lebak, Begini Komentar Ulama

“Kurang Lebih Rp.200 juta uang yang belum dibayarkan oleh pihak pemenang tender kepada kita yang jumlah para pekerja sekitar 50 pekerja,”tuturnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru