oleh

Warga Metland Tambun Curhat ke Dewan Gerindra, Atasi Persoalan Banjir Yang Memprihatinkan Warga

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Warga mengadukan nasib dan keprihatinannya ke wakil rakyat atas musibah yang diderita akibat banjir yang melanda pemukimannya di Perumahan Metland Tambun saat reses di wilayahnya, Rabu (29/1/2020).

Kegiatan Reses legislator muda Dapil III (tiga) Kecamatan Tambun Selatan dari Partai Gerindra, Ahmad Zamroni, ini mengaku banyak warga yang mengeluhkan kerugian yang dialami warga akibat dampak banjir yang melanda pemukimannya di awal tahun 2020 lalu.

“Warga meminta agar Pemerintah membangun dan memperbaiki infrakstruktur, saluran air, tanggul sungai dan penanganan banjir yang lebih baik,” terangnya usai reses yang diadakan di Lapangan Futsal (Depan Masjid Baiturrahim) Perumahan Metland Tambun.

Keluhan atas persoalan warga tersebut diharapkan menjadi masuka Anggota DPRD komisi 4, Sekcam Tambun Selatan Drs. Pangihutan Tanjung, M.Si, Ketua BPD Tambun Supardi Parman, Kades Tambun Jaut Sarja Winata agar ke depannya kerugian akibat bencana banjir diminimalisir.

Selian itu juga dihadiri pula Babinsa Tambun Joko Sri Widodo, Kepala Puskesmas Tambun Novrizal M. Noer, H. N’jang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, karang taruna serta tamu undangan lain-nya.

Dewan Ahmad Zamroni yang duduk di Komisi IV, mengatakan digelarnya reses tahun 2020 ini untuk menampung aspirasi masyarakat dengan baik serta mengawal-nya hingga terealisasikan.

“Karena reses adalah sarana komunikasi dua arah antara legislator atau wakil rakyat dengan masyarakat, yang mana komunikasi itu mengacu kepada persoalan-persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat,” ungkapnya, Rabu (29/1/2020).

Tentunya, kata Jemjem sapaan akrab Ahmad Zamroni, aspirasi tersebut akan dilaporkan ke fraksi untuk ditindaklanjuti jika memungkinkan akan diupayakan untuk dilakukan perbaikan saluran air dan tanggul kali.

“Namun jika tidak bisa akan kita masukan ke APBD 2021dan insya allah akan kita kawal terus sampai terealisasi,” ucap Jemjem.

Baca juga :  Kompi 4 Batalyon A Pelopor Bagikan Masker Gratis Sebagai Bhakti Brimob Untuk Masyarakat

Selain berkaitan dengan permàsalahan banjir, aspirasi warga juga berkaitan dengan bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, agama dan lain sebagainya ke arah kesejahteraan sosial.

“Sedikit informasi, untuk bidang pendidikan sudah diusulkan bahkan sudah ditetapkan anggaran belanja langsung Dinas Pendidikan Kab. Bekasi tahun 2020 sebesar Rp 600.060.685.000,” ujarnya.

Komisi IV, jelas Jemjem, berkomitmen setiap tahun program-nya akan mengarah untuk kenaikan tunjangan tenaga honor serta mendorong jumlah peserta BPJS PBI yang awalnya hanya 497.000, kemudian di tahun 2020 pemerintah menyiapkan 650.000 lebih dan kedepan bisa di tingkatkan layanan-layanan kesehatan yang ada di Kab. Bekasi ini. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru