oleh

PKBM Bina Mandiri Serpong Terjangkau, Mandiri Dan Berbudaya

KICAUNEWS.COM – HISTORI DAN LEGALITAS PAYUNG HUKUM PENDIDIKAN KESETARAAN
Pada mulanya Pendidikan Kesetaraan merupakan wadah pendidikan bagi masyarakat marginal pada umumnya. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau yang lebih di kenal dengan Sekolah Paket A (setara SD0, B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA/MA). Sekolah Kesetaraan merupakan wadah pendidikan nonformal di bawah Pengawasan Dikbud sub PAUD dan Dikmas. Program Paket A dan Paket B yang dirancang dan dikelola Direktorat Pendidikan Kesetaraan mempunyai tujuan memperluas akses pendidikan dasar 9 tahun untuk menuntaskan wajib belajar. Sedangkan Program kesetaraan Paket C diberikan dengan tujuan untuk perluasan kesempatan belajar pendidikan menengah bagi mereka yang tidak mengikuti dan belum menyelesaikan di sekolah formal (SMA/MA) atau yang droup out SMA/MA.

Kemunculan program pendidikan kesetaraan dalam pendidikan nonformal lebih dipicu oleh kebutuhan penuntasan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun (melalui program Paket A dan Paket B) di samping memberi akses pendidikan yang lebih tinggi untuk pendidikan menengah (melalui program Paket C). Tetapi sebenarnya program kesetaraan dapat juga menjadi lembaga yang potensial bagi pengembangan kemampuan personal, kewarganegaraan, sosial dan budaya, karena sifat fleksibelitasnya pendidikan nonformal.

Kehadiran PKBM termasuk sarana pendidikan kesetaraan, di masyarakat memberikan peluang yang lebih besar bagi semua warga masyarakat tidak hanya terbatas pada anak-anak dan pemuda, tetapi juga orang dewasa untuk memperoleh layanan pendidikan. Orang dewasa, walaupun mereka sudah tamat suatu jenjang pendidikan sekolah dan telah melakukan pekerjaan di dunia kerja, tetapi mereka dituntut untuk terus belajar. Minat belajar bagi orang dewasa dapat bersumber dari kebutuhan individual untuk mengembangkan diri secara penuh, agar dapat mengembangkan kecerdasan atau pikiran yang berbudaya (cultured mind), atau juga didorong oleh peran sosialnya sebagai pekerja dalam organisasi kerja.

Baca juga :  Vaksin Sinovac Tiba Di Indonesia, Brimob Polda Jabar Kawal Rute Pengiriman Menuju Bandung

Legalitas kejar paket A, B, dan C sudah dijamin oleh pemerintah dalam UU No. 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional yang menyebutkan bahwa pendidikan kesetaraan adalah program pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan umum yang setara dengan SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/MA yang mencakup program paket A, paket B, dan paket C. Hal tersebut juga diperkuat pada pasal 17 ayat 2-3 yang mengatakan bahwa pendidikan yang sederajat dengan SD/MI adalah pogram seperti paket A dan yang sederajat dengan SMP/MTs adalah program paket B. sedangkan pendidikan yang sederajat dengan SMA/MA adalah program seperti paket C. Payung hukum sebagai aspek hukum diselenggarakannya kejar paket A, B, dan C ini salah satunya adalah mengenai peraturan pemerintah nomor 73 tahun 1991 tentang pendidikan luar sekolah dan kesepakatan bersama antara direktur jenderal pendidikan luar sekolah dan pemuda Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia serta Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Republik Indonesia nomor. 19/E.MS/2004 dan nomor. DJ.II/166/04 tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

PENDIDIKAN KESETARAAN PKBM. BINA MANDIRI SERPONG
PKBM Bina Mandiri Serpong beralamat di Jalan Raya Serpong Gang Salem III Rt 002/007 Kelurahan Serpong Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Berdiri sejak tahun 2004, terakreditasi B dan memiliki izin lengkap serta memiliki sarana prasarana milik sendiri berupa gedung sekolah yang dibangun diatas tanah seluas ±1.000 m², ditunjang Lab Komputer untuk menambah pengetahuan dan membentuk keahlian dibidang IT dan Lab Keterampilan.

PKBM Bina Mandiri Serpong hadir berdasarkan ekspektasi rool model yang diharapkan bisa memberikan kontribusi bermakna dan bermartabat bagi dunia pendidikan dalam rangka ikut berpartisifasi mencerdaskan bangsa sesuai amanat UUD 1945.

PKBM Bina Mandiri Serpong menyelenggarakan program Paket A (setara SD), Paket B (SMP), Paket C (SMA) Jurusan IPA dan IPS, Program Kursus dan Pelatihan (Lab Keterampilan) sebagai penunjang pengembangan pemilahan spesifikasi potensi warga belajar dalam proses pembentukan spesialisasi pengembangan potensi menjadi skill/keahlian dibidangnya. pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya, membentuk pribadi anak, menjadi manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa.

Baca juga :  Wakil Ketua BPK: Penguatan Aspek Hukum Penting Dalam Pemeriksaan Keuangan Negara

PKBM Bina Mandiri Serpong memiliki Visi dan Misi, “Terwujudnya Warga Belajar Yang Mandiri, Berkarakter Dan Berbudaya”, bermakna bahwa untuk membangun karakter wajib belajar yang mandiri, bermartabat dan berbudaya melalui pembelajaran yang ada pada setiap ranah pendidikan harus berlangsung secara konstruktivis (membangun) berdasarkan pemikiran, bahwa setiap individu peserta didik merupakan bibit potensial yang mampu berkembang secara mandiri, bermartabat dan berbudaya.

Sistem proses belajar mengajar yang cukup baik ditunjang dengan para pengajar (tutor/pembimbing) memadai disesuaikan dengan bidangnya (profesional) karena tugas pendidik sangat penting guna menyiapkan generasi penerus bangsa agar memiliki masa depan yang lebih baik, lebih berbudaya, dan lebih beradab. Bahan pembelajaran di PKBM Bina Mandiri serpong disamping mengacu pada modul sesuai acuan Diknas terlebih menekankan pada pendidikan pembentukan karakter yang merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga belajar yang meliputi beberapa komponen. Seperti pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai yang baik tersebut. Alasan PKBM Bina Mandiri mengutamkan pendidikan karakter karena memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak dengan tujuan membentuk pribadi wajib belajar, menjadi manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik, termasuk baik atas nilai-nilai sosial tertentu, yang banyak dipengaruhi budaya bangsa lainnya.

Minoritas masyarakat putus sekolah memiliki sebab pada umumnya. Drop Out, Disabilitas, Posisi Kerja / karyawan dan terutama masyarakat yang kurang mampu menjadi hambatan untuk mengenyam pendidikan formal. Peran Pendidikan Non Formal / Pendidikan Luar Sekolah, ini menjadi solusi tepat bagi mereka yang mengalami kendala pada pendidikan formal. Selain biaya yang cukup terjangkau hanya Rp. 175.000,-/bulan sarana prasarana yang mendukung, pendidik/tutor yang berpengalaman di lembaga PKBM Bina Mandiri Kec. Serpong, waktu belajarpun cukup fleksibel. Pada umumnya siswa-siswi di lembaga PKBM Bina Mandiri Serpong terdiri dari masyarakat yang sudah memiliki pekerjaan, bahkan mereka yang drop out dari sekolah formal pun tidak sedikit. Selagi punya kemauan, kemampuan untuk membaca dan menerima informasi dengan baik, Lembaga PKBM Bina Mndiri Serpong selalu terbuka dan konsisten memberikan pelayanan terbaik serta terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia tanpa batas Umur maupun Wilayah.

Baca juga :  Pemdes Bojong : Gencarkan Kegiatan Pembangunan dan Kembangkan Obyek Wisata Citumang

Bagi anda yang memiliki keterbatasan waktu dan sempat terputus sekolah dengan berbagai alasan apapun, jangan ragu dan merasa putus asa silahkan mendaftar di Lembaga PKBM Bina Mandiri Serpong yang beralamat di Jalan Raya Serpong Gang Salem III Rt 002/007 Kelurahan Serpong Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan dengan membawa persyaratan foto kopi ijasah dan SKHUN terakhir, kartu keluarga (KK), akte kelahiran dan Pas Foto 3 x 4 sebanyak 4 lembar. Selain biaya yang cukup ringan Lembaga ini juga sudah terakreditasi BAN-PNF dan itu menterjemahkan sebuah Lembaga yang sudah benar-benar di akui oleh Pemerintah maupun pihak lainnya. merupakan salahsatu Lembaga Pendidikan Kesetaraan (PKBM) yang senantiasa membantu masyarakat-masyarakat putus sekolah.

Oleh : Giri Laya, S.Pd, M.Pd

Red/Uj/Trs

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru