oleh

Bamperda Usulkan RDP Terbuka Libatkan Pers

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Dewan Kota Bekasi perlu keterbukaan dalam mengungkap permasalahan yang menyangkut persoalan masyarakat di sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan media. Hal ini diungkapkan Ketua Bamperda DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang, Rabu (29/1/2020).

Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan ini mendorong setiap Rapat Dengar Pendapat (RDP) apalagi terkait kasus-kasus yang menjadi sorotan publik harus bersifat terbuka agar Pers bisa secara langsung mendengar hasil rapat.

“RDP harus terbuka melibatkan peran serta pers dalam mengawal kasus-kasus yang sedang terjadi dan menjadi sorotan di masyarakat. Kalau tertutup berarti publik tidak tahu informasi yang terjadi dalam rapat tersebut,”ujar politisi ini yang juga mantan jurnalis kepada media.

Bahkan kata Nico dirinya sebelumnya pernah mengusulkan agar setiap RDP dibuat terbuka sebagai bentuk keterbukaan dewan yang bisa menjadi point penting wakil rakyat dalam mengawal aspirasi masyarakat.

“Saya sudah pernah usulkan agar setiap RDP terbuka saja agar media bisa meliput dan bisa menyampaikan ke publik,”tandasnya.

Nico menyayangkan jika dewan tidak mengambil kesempatan ini untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa dewan punya nilai lebih dalam memberikan ruang kepada semua elemen masyarakat mengungkapkan permasalahannya.

“Biarkan publik yang menilai apa yang terjadi di dalam forum tersebut melalui media. Bayangkan kalau tidak ada media, kita dapat informasi apa,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, ada pengecualian untuk rapat-rapat yang membahas soal anggaran dan Bamus itu boleh bersifat tertutup.

“Kecuali pembahasan anggaran, badan musyawarah dewan itu baru tertutup. Nanti saya akan ngomong soal ini ke pimpinan dewan,”tegas anggota Komisi 1 ini.

Pernyataan senada pun diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Haeri Parani. Menurut dia akan bagus kalau rapat terbuka dilakukan dewan terkait persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.

Baca juga :  Kunjungan Raja Arab Saudi Salman ke Indonesia

“Saya setuju jika rapat bersifat terbuka untuk kasus yang menjadi sorotan publik,”kata politisi asal Partai Demokrat ini. “Biarkan wakil rakyat membuka seluas luasnya keterbukaan informasi bagi media,”ucapnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru