oleh

Patok Kayu Jati Peninggalan Sang Proklamator di Jatibarang Tak Terurus

Indramayu, Kicaunews.com – Pertelon Jatibarang tepatnya didepan stasiun kereta api Jatibarang ternyata menyimpan cerita perjuangan bangsa Indonesia yang melegenda kini jadi saksi bisu, di sekitar areal taman pertigaan itu terdapat patok kayu jati sebagai tanda bukti tempat orasi pidato sang proklamator Indonesia sekaligus Presiden RI pertama, Ir. Soekarno saat berkunjung ke indramayu tepatnya didesa Jatibarang. Sayang, lokasi bersejarah itu dan kondisi patok tidak terawat dengan baik atau seakan terbengkalai.

Tidak semua masyarakat Indramayu, khususnya masyarakat Jatibarang tahu jika di tengah pusat kota tepatnya di Taman Pertelon Jatibarang dekat Stasiun Jatibarang terdapat patok kayu jati yang memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia. dan tidak diceritakan ke anak cucu secara detailnya jadi hanya bagian inti sejarahnya saja.

Sementara penilaian masyarakat Jatibarang Indramayu akhir-akhir ini sempat reporter kicaunews.com, Selasa (28/01/2020) mewawancarai salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan ini mengatakan patok kayu jati tempat sang proklamator Ir. Soekarno menjadi bukti tanda perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dan bukti semangat tokoh pendiri bangsa dalam memberikan semangat pada pasukan Peta di Indramayu.

“Sangat disayangkan kurang terawatnya bukti atau tanda sejarah perjuangan bangsa indonesia didesa Jatibarang. Pemkab Indramayu pemerintah kecamatan seolah tutup mata, Walaupun hanya berupa patok kayu jati, jangan dilihat patoknya tapi patok kayu jati memiliki nilai sejarah yang sangat menarik,”Terangnya

Sudah pagarnya hancur serta kini ditempati pedagang kaki lima jadi terkesan tak tak ada harganya dan tidak dihargai seolah-olah kayu patok biasa, Sudah kumuh jalan rusak miris sekali.

“Banyak yang tidak tahu tentang nilai sejarah patok kayu jati Soekarno di desaJatibarang, padahal ini sangat menarik sekali. Mudah-mudahan patok kayu jati bisa dipelihara dengan baik jangan sampai termakan usia, dan minta Pemda kabuputen Indramayu dan pihak kecamatan juga yang terkait dengan paham mengerti arti sejarah dan budaya harap diperhatikan rawat jangan sampai patok tersebut hilang dan tak terurus,”jelasnya   (JL)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru