oleh

Tidak Sesuai Prosedur, Pembangunan RS Hermina Ditolak Warga

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Warga RT 03/06, Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang menolak rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Hermona, lantaran dianggap tidak sesuai prosedur.

Seorang warga yang juga anggota DPRD, Sumarti menilai, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh PT. Medika Loka Kotabumi, dalam proses perizinannya tidak melibatkan warga, terutama yang terdampak langsung.

“Pembangunan RS ini kan bisa berdampak kepada lingkungan. Ya, kami (warga, red) menolak karena perizinan. Saya anggap itu tidak sesuai mekanisme. Rumah saya itu dekat, jadi suara bising dan khawatir rumah jadi rusak,” kata wanita yang kerap disapa Marti, Selasa (28/1/2020).

Marti menambahkan, selain mekanisme yang kurang prosedur, ada dugaan intimidasi kepada warga sekitar, agar menyetujui kegiatan pembangunan RS di wilayah itu.

“Warga yang setuju itu ada dugaan diintimidasi. Saya minta dihentikan agar pihak RS melakukan sosialisasi terlebih dahulu, terutama kepada warga yang menolak. Kami minta dikaji ulang izinya,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Warga lainnya, Heri Hidayat (44) mengaku kalau pembangunan RS itu belum pernah ada sosialisasi kepada warga sekitar. Heri yang tinggal hanya berjarak satu meter dari proyek itu merasa terganggu dengan suara bising.

“Kami warga terdekat belum pernah dapat sosialisasi, tadi pagi suaranya bising. Ya kami menolak,” ungkap Heri.

Di tempat yang sama, Camat Periuk, Sumardi mengaku kalau dirinya hanya mengetahui kegiatan pembangunan di wilayahnya dari permohonan yang diajukan lurah sebagai izin lingkungan.

“Itu sudah lama, saya hanya melayani saja, izin lingkungan yang diajukan lurah,” terang Sumardi.

Disinggung soal rencana pembangunan RS itu, sebelumnya, Sumardi mengatakan, bahwa pihaknya pernah diundang dalam pertemuan dengan beberapa dinas dan Badan Pertanahan beberapa waktu lalu. “Saya hadir diundang dan mendengarkan penjelasan saja,” pungkas Sumardi.

Baca juga :  DPD Golkar Pangandaran Usulkan Fraksi di DPRD Untuk Buat Museum

Sementara di lokasi proyek, terlihat para pekerja sedang mengoperasikan alat berat . Namun hingga berita ini dirilis pihak menejemen PT. Medika Loka Kotabumi belum bisa dikonfirmasi. (aput/lla)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru