oleh

Warga Tugu Kidul Resah Adanya Heler dan Ternak Unggas di Tengah Permukiman Warga

Indramayu, Kicaunews.com – Kroscek dilapangan yang menggemparkan warga tugu kidul rt/005/rw/001 blok benduk kecamatan sliyeg kabupaten indramayu, Sabtu (25/01/2020).

Menurut salah satu warga yang bernama (sk) bahwa saya tidak trima adanya penggilingan padi atau heler ini di tengah pemukiman apa lagi rumah saya dan heler ini berdekatan, imbasnya dari corong heler ini masuk kerumah saya dan anak saya sekarang terserang sakit sesak napas dan gatal gatal.

“Apa lagi di tambah ternak unggas  baunya minta ampun kedalam rumah saya, apa lagi sekarang musim hujan baunya, jadi saya minta peternakan unggas dan heler ini di hentikan atau pindah ke tong yang jauh dari pemukiman,” ungkapnya.

Sementara itu menurut (DT) warga tugu kidul permasalahan ini sudah di ajukan ke tingkat desa mekar gading kecamatan sliyeg pada tahun 2018 kalau engga salah tapi tidak ada tanggapan atau tindakan yang di inginkan warga tugu kidul.

“Masalahnya adalah yang punya heler dan ternak ini adalah warga mekar gading dan imbas dari pabrik dan ternak unggasnya ke warga tugu kidul nama pemilik heler dan ternak adalah H. Umi desa mekar gading rt15 /rw 03 , jadi posisi heler dan warga tugu kidul blok benduk perbatasan antara desa mekar gading dan desa tugu kidul,”ujurnya.

Sekarang warga tugu kidul blok benduk rame membicarakan heler dan bau ternak unggas, yang di inginkan warga di tutup aktipis heler ini dan ternak ini, ijin lingkungan setempat pun belum ada perijinannya di lingkungan kami dan kami pun pertegas belum pernah menandatangani minta ijin di lingkungan kami rt 005/rw 001 desa tugu kidul blok benduk.

Baca juga :  Anak anak asrama Kodim 0703/Cilacap turut memeriahkan HUT RI Ke 72 dengan lomba melukis

“Jadi saya mohon keintansi terkait satpol pp indramayu dan mp kecamatan sliyeg agar bertindak tegas permasalahan ini dan juga harus ada tindankan dari dinas lingkungan hidup,”terangnya

Ditempat terpisah Saat dikonfirmasih pemilik heler dan ternak unggas ini H. Umi tidak ada dirumah sedang kondangan dan kami di temui oleh menantu nya menurut menantu h. Umi ,sri wahyuni mengatakan membenarkan bahwa bau ternak ini sangat mengganggu warga lingkungan ini dengan bau dan gatal-gatal dari asap heler ini sangat mengganggu lingkungandan dan saya tidak bisa Menerangkan masalah surat ijin dan yang lainnya itu urusan ibu mertua saya. Singkatnya (kjn)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru