oleh

Jalan Aspal Samping Baladesa Pasuruan Menggunakan Dana Dari Denda Dugaan Perselingkuhan

Cilacap, Kicaunews.com – Keberadaan jalan aspal yang baru saja selesai penggarapannya. Menurut penjelasan Sekdes Pasuruan Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap Saryono kepada awak media bahwa pembangunan pengaspalan jalan sepanjang lebih kurang 130 meter tidak ada RAB maupun SPJ nya.

“Dana yang di ambil untuk pengaspalan jalan di RT 23 RW 7 adalah uang denda dugaan perselingkuhan yang di gerebeg beberapa waktu yang lalu sejumlah Rp. 20.000.000,”terangnya Selasa (21/01/2020)

Sebelumnya terjadi penggerebegan terhadap SLM warga Kroya yang di di gerebeg saat bertandang ke rumah ID di wilayah Melela Desa Pasuruan Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap.

“Saat penggerebegan oleh warga juga di ketahui ketua RT Taher , Kadus Muslihudin dan juga Sekdes Saryono. Kemudian muncul sebuah Denda yang harus di bayar oleh SLM dengan Nominal Rp. 20.000.000,- Sedangkan suami ID sedang merantau di Negara Malasyia,”katanya

Setelah uang Denda di pegang oleh Sekdes Pasuruan Saryono selanjutnya atas kesepakatan dengan warga di gunakan untuk membangun jalan aspal di samping sebelah Utara Balai Desa Pasuruan Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap.

Kepala Desa Pasuruan Panut di konfirmasi Awak media beberapa waktu yang lalu beberapa saat setelah pembayaran denda oleh SLM terkait dugaan perselingkuhan antara ID dan SLM bahwa dirinya selaku Kepala Desa Pasuruan tidak tahu menahu permasalahan adanya denda uang dugaan perselingkuhan tersebut dan tidak akan ikut terlibat dalam penggunaan uang denda tersebut. Singkatnya (Mugiono).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru