oleh

Proyek Jembatan Curug Tegalgirang Bangodua Berbau Dugaan Korupsi

Indramayu, Kicaunews.com – Pembangunan jembatan kali Cicurug yang diduga kuat berbau korupsi tepatnya di Km.cn. 48+400, Ruas Jalan batas Majalengka-Indramayu, di Desa Tegalgirang Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, yang bersumber anggarannya berasal dari APBD Propinsi Jawa Barat dengan no kontrak 632/2/KTR/PPK/Rehab, pj2, WP, VI. Pagu anggaran Rp. 2.630.022.993,- dan dikerjakan oleh PT. WINA.

Dalam proses pengerjaannya terkesan lambat dilakukan asal jadi saja, sehingga kualitas hasilnya di ragukan bisa bertahan lama, terlihat dari pemakaian besi Ha biem ada yang tidak diganti, ditemukan besi penyangga persegi Ha panjang, di bagian tengahnya diduga kuat tidak diganti, dan yang terlihat diganti pada sayap jembatan kanan kiri aja.

Sementara dari pantauan media online kicaunews awal proses pembangunan proyek jembatan Cicurug mencoba konfirmasi ke pengawas pak Adik dan ke pak Dede pelaksana menjelaskan terkait proyek jembatan cicurug besi besar maupun kecil diganti semua termasuk besi penyangga atau besi HA BIEM diganti baru.

“Juga termasuk pelebaran sayap kiri dan sayap kanan, nanti kalau tidak diganti yang baru akan jadi bumerang kan peraturannya harus diganti,”Terangnya, Senin (20/01/2020)

Dari sudut pandang Lembaga Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI), Djaja. DJ mengatakan kecewa jika memang benar dalam pengerjaannya begitu lambat dan asal jadi saja, kenapa dari pengawasan Pekerjaan Umum Bina Marga (PUPR) Propinsi Jawa Barat, tidak tegas bila ada kecurangan pada saat pemasangan besi Ha BIEM proyek jembatan ada yang tidak di ganti.

“Apakah tidak kawatir kalau nantinya terjadi retakan bahkan bisa saja ambruk karena kualitas bangunan diragukan tentunya luas masyarakat pengguna jalan akan dirugikan,”Tegasnya (JL)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru