oleh

Camat Puring dan Kepala Desa Kaleng Kabupaten Kebumen Terima Warisan Persoalan

Kebumen, Kicaunews.com – Persoalan pengisian perangkat Desa Kaleng kecamatan Puring Kabupaten Kebumen untuk formasi sekertaris Desa yang pelantikannya tertunda tunda diduga bagian Hukum pemkab Kebumen yang tidak menerima putusan Hakim PTUN Semarang dan PTTUN Surabaya.

Seperti di sampaikan oleh Camat Puring Supriadi ke awak media, Jumat (17/1/2020) bahwa persoalan tentang pemberian rekomondasi camat kini telah di ambil alih penanganan Hukumnya oleh Kabag hukum Pemkab Kebumen Bu Ira yang sedang melakukan PK (Peninjauan Kembali) ke MA (Mahkamah Agung). Sedang hak melantik sekertaris Desa adalah Kepala Desa.

Camat Puring Supriadi menjelaskan bahwa persoalan Rekomondasi Camat yang sekarang hingga berlarut larut sampai ke MA adalah warisan persoalan dari Camat yang terdahulu.

Camat yang saat itu menolak memberikan Rekomondasi sekarang sudah pindah ke Mertokondo, dan yang menggantikan Camat Puring yang pindah ke Mertokondo meninggal dunia, dan sekarang Supriadi menggantikan Camat puring yang meninggal dunia, Jadi sudah tiga kali pergantian Camat Puring dari awal munculnya persoalan rekomondasi Camat setelah seleksi Sekertaris Desa Kaleng yang hingga sekarang belum selesai,”terangnya

Mengenai pelantikan Sekertaris Desa Kaleng merupakan hak Kepala Desa untuk memberikan SK (Surat Keputusan).

Persoalan pelantikan Sekertaris Desa Kaleng kecamatan Puring tertunda di karenakan Camat Puring tidak memberikan Rekomondasi setelah panitia pengisian Perangkat Desa Kaleng telah bertugas melakukan penjaringan, pembelian berkas hingga melaksanakan ujian baik ujian praktek dan tertulis.

“Setelah panitia selesai melakukan penilaian dan di peroleh hasil nilai tertinggi adalah Muntasripah dan di sampaikan kepada kepala desa selanjutnya kepala desa meminta rekomondasi camat, tetapi camat Puring menolak memberikan Rekomondasi kepada Kepala Desa untuk melantik Muntasripah,”ungkapnya

Sehingga kasus tersebut di bawa ke ranah sidang PTUN Semarang dengan hasil keputusan di persidangan Camat puring agar memberikan rekomondasi pelantikan terhadap Muntasripah.

Baca juga :  Sekjen Kemendagri: Peningkatan Pelayanan melalui Kesiapan Integrasi E-Planning dan E-Budgeting

“Namun Camat puring beserta bagian Hukum Pemkab Kebumen tidak bersedia mematuhi putusan Hakim PTUN dengan mengajukan Banding ke PTTUN Surabaya dan hasil putusanya tetap Camat Puring agar memberikan Rekomondasi kepada Kepala desa untuk melantik Muntasripah,”katanya

“Namun keputusan hakim PTTUN Surabaya kembali tidak di patuhi Camat Puring. Dan bagian Hukum pemkab Kebumen melakukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung dengan menganggap Hakim PTUN dan PTTUN telah salah dalam memberikan putusan,”tandasnya

Saat di Kantor Balai Desa Kepala Desa Kaleng menerangkan kepada Awak Media bahwa dirinya menjadi kepala desa di warisi persoalan oleh kades yang lama berupa persoalan seleksi dan pelantikan Sekdes kaleng yang belum selesai persoalan hukumnya.

“Bahwa kepala desa takut di salahkan apabila melantik sekdes tanpa ada rekomondasi dari Camat. Dan Kepala Desa Kaleng sekarang adalah Kepala Desa yang baru yang di warisi sebuah persoalan pelantikan Sekdes,”paparnya

Saat ini Camat Puring, Kapolsek Puring, Sekertaris Camat Puring maupun Kepala Desa Kaleng yang mengalami persoalan mengenai Rekomondasi Camat Puring saat seleksi perangkat Desa Kaleng untuk posisi sekertaris Desa sudah ganti semua. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru