oleh

Ricuh Pilkades Sei Tampang, Asisten 3 Labuhanbatu Dibilang Hitam Lombam dan Bodoh

Labuhanbatu, Kicaunews.com – Akibat ricuhnya pemilihan Kepala Desa Sei Tampang,  Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang dimenangkan oleh M.Asmui berimbas kepada Asisten 3 Kabupaten Labuhanbatu Zaid Harahap SH.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Labuhanbatu itu,  dinista dengan tulisan  yang menyebutnya sudah hitam lombam, bodoh, badan besar otak kecil.

Lontaran kalimat hinaan itu dituliskan pada postingan akun Sutan Rajo Berkah Alam yang mensharekan postingan dari akun atas nama Harapan AN di media sosial ( Facebook), Rabu (8/01/2020) sekira pukul 22.00 WIB  yang isinya mengatakan, Zaid Harahap atas nama Bupati Labuhanbatu memerintahkan Camat Bilah Hilir Bangun  Siregar S, Pd untuk bisa memenangkan Asmui calon kades Sei Tampang  yang terpilih dan menang dengan meraih suara terbanyak dan menumbangkan 4 rivalnya.

Sedangakan di dalam postingan akun Sutan Rajo Berkah Alam menuliskan kalimat, “Saya tidak ada membela & menjagokan kandidat kades sei tampang yg lain nya…tapi inilah saya dengar langsung pengakuan dari si hitam lombam ini….sangatlah bodoh si hitam limbam ini membocorkan rahasia intren exlent mereka. Badan besar otak kecil”.

Hasil investigasi Kicau News, postingan itu dilatar belakangi dari hasil pertemuan beberapa masyarakat Desa Sei Tampang diwakili Ketua LSM FPHMT Harapan Nainggolan dengan Asisten 1  Asisten 3 dan Camat Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu beberapa hari lalu.

Sebelumnya, pada Rabu (08/01/2020), sekelompok orang yang dikomandoi oleh Harapan Nainggolan,membawa massa sebanyak 100 orang yang sebahagian massa itu ternyata dari luar Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Mereka  melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Labuhanbatu mengajuka  9 tuntutan, karena menurut mereka Pilkades di Desa Sei Tampang sudah terstruktur, masif penuh kecurangan.

Baca juga :  KONAS MENWA: Jangan Biarkan Aksi Separatisme, Lawan!!!

Selanjutnya, perwakilan massa diterima oleh Asisten 1 Sarihimpunan Ritonga M, Pd, Asisten 3 Zaid Harahap SH, Camat Bilah Hilir Bangun Siregar S, Pd di ruang data dan diberi kesempatan menyampaikan tuntutan mereka.

Dari hasil pertemuan itu, Zaid Harahap SH dan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaemi Dalimunthe SH dituding terlibat memenangkan Asmui salah satu calon kades Sei Tampang dengan nomor urut 3.

Pada hari yang sama, di malam harinya, terbitlah postingan di media sosial (Facebook) dari akun atas nama Harapan AN yang melampirkan foto Asisten 3 Zaid Harahap SH yang disharekan oleh akun atas nama Sutan Rajo Berkah Alam.

Di dalam postingan itu, Harapan AN menuliskan kalimat secara implisit bahwasannya, Zaid Harahap atas nama Bupati Labuhanbatu di hadapan hearing LSM FPHMT mengakui telah memerintahkan Camat Bilah Hilir untuk memenangkan Mhd Asmui.

Asisten 3 Pemkab Labuhanbatu Zaid Harahap SH, dikonfirmasi wartawan via selular, Senin ( 13/01) tentang postingan tersebut membantah keras tudingan itu.

“Tidak ada saya mengatakan hal itu. Mereka bertanya dan menuduh bahwasannya Pilkades itu di intervensi oleh Bupati lewat Camat Bilah Hilir agar Asmui bisa menang. Bahkan di dalam rapat pertemuan itu tidak ada sama sekali menyebut bupati, kenapa dibilangnya bupati memerintahkan ke camat agar membantu memenangkan Asmui.”kata Zaid dengan nada geram

Ditanya kembali, benarkah tidak ada intervensi camat dan bupati dalam kemenangan Asmui sebagai calon kades Sei Tampang? Zaid dengan tegas mengatakan tidak ada intervensi dari mana pun terhadap kemenangan yang diraih Asmui.

“Tidak ada intervensi pada pilkades itu dari siapa pun. fitnah semua yang mereka katakan kalau ada saya mengatakan ada perintah bupati ke camat agar membantu memenangkan Asmui.  Masyarakat desa itu lebih bijak dan paham siapa yamg layak dipilih untuk jadi pemimpin di desa itu,”ujar Zaid.

Baca juga :  Sertijab Bupati Ciamis Periode 2014-2019 Kepada Bupati Ciamis 2019-2024

Ditanya kembali, apa sikap atau langkah yang akan dilakukannya atas postingan tersebut,  Zaid mengatakan tidak perlu merespon postingan seperti itu.

Terpisah, Abdi Tuah, salah seorang warga Desa Sei Tampang yang aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat, diminta tanggapannya atas tanggapan dari Zaid Harahap terkait postingan akun Sutan Rajo Berkah Alam dan postingan Harapan AN, Abdi malah tertawa dan mengatakan tidak mungkin Zaid Harahap mau menanggapi hal itu.

“Pak Zaid Harahap itu pintar dan sarjana hukum. Kalau dia bidoh tidak akan naik posisinya jadi Asisten 3. Bila dibilang dirinya bodoh ya dia tertawalah, karena dia tahu, yang mengatakan dirinya bodoh itu orang bodoh yang jauh bodohnya di bawah dia. Postingan seperti itu mungkin dianggap sampah sama dia makanya gak digubris oleh Pak Zaid. Karena bisa jadi tak digubris, diduga itu akun palsu,”sebut Abdi Tuah seraya tertawa terpingkal – pingkal.

(Nasruddin)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru