oleh

KBIHU Attaqwa Babelan Laksanakan Manasik Kesehatan, Uang Tak Penting yang Utama Sehat

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Attaqwa milik Putra Pahlawan Nasional KH. Noer Alie, Abuya KH. Nurul Anwar, Lc yang berada di Pondok Pesantren Attaqwa, Jalan Ujungharapan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi menggelar manasik kesehatan bagi 220 calon jamaah haji dan Manasik Umroh bagi 30 jamaah umroh, Minggu (12/1/2020).

Rangkaian manasik kesehatan kali ini dilaksanakan di Plaza Masjid Jami Attaqwa, yang mewajibkan para calon jamaah untuk disuntik Anti Flu & Vaksin Meningitis yang penting untuk menjaga kesehatan calon jamaah haji dan umroh.

Manasik kesehatan ini penting diikuti oleh semua jamaah karena ada tes kebugaran , diantaranya : Tensi, BB, TB, lari 1.6 KM dan bagi lansia yg punya prnyakit riwayat calan cepet selama 6 menit, suntik manangitis, Influenza dan Pneumonia untuk jamaah haji sedangkan untuk jamaah umroh cukup suntik manangitis saja.

Demikian disampaikan Ustadz Adjie Nung atau nama lengkapnya Nur Anwar Amin usai memberikan presentasinya dihadapan jamaah umroh tentang panduan umroh dan tata cara berumroh di hadapan 30 jamaah.

Ustadz Adjie Nung (UAN), berwanti-wanti kepada calon jamaah haji dan umroh untuk menjaga kesehatan dan prilaku sehat sedini mungkin karena ibadah haji menitik beratkan ke tahanan fisik jamaah.

“Di Mekkah aktivitas ibadahnya menggunakan fisik maka dari sekarang kesehatan harus benar-benar dijaga agar pas hari H nya, jamaah bisa berangkat,” terangnya.

Ibadah Haji menurut UAN, tidak hanya kemampuan finansialnya saja yang diperlukan bagi para jamaah tapi keutamaannya adalah kemampuan akan kesehatan yang optimal.

“Meskipun kemampuan finansial kita sanggup membayar puluhan juta bahkan ratusan juta tapi kalau kesehatan kita buruk, uang ratusan juta yang kita milikipun tidak akan bisa berangkat menunaikan ibadah haji, “ tegas Ustadz UAN.

Baca juga :  Kongres Ke XXX, Semua Cabang Kritisi PB HMI Era Mulyadi, Kurang Responsif

Untuk jamaah umroh insya Allah akan diberangkatkan tanggal 22 Januari 2020, sementara jamaah haji akan diberngkatkan diakhir juli tahun ini” kata Ustadz Adjie Nung yang menjabat Sekjend KBIHU Attaqwa usai acara.

Manasik kesehatan ini dipimpin oleh Bidan Ila Makbulah dari Puskesmas Babelan 1 dan didampingi oleh juru medis lainnya. Selain pemberian suntikan vaksin meningitis, para calon jamaah juga diberikan materi tentang tips – tips menjaga kesehatan agar tetap sehat jelang keberangkatan,  saat ibadah haji dan sepulangnya dari tanah suci Mekkah.

Menurut Hj. Ila Makbulah, S.Kep kewaspadaan terhadap penyakit saat di Medinah dan Makkah yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan merokok jamaah haji, menunda makan dan minum, penyakit diabetes, jantung,  paru paru serta ginjal. Untuk itu bagi jamaah haji diwajibkan vaksin meningitis  untuk mencegah penyakit meningitis atau radang selaput otak.

Jamaah haji diharuskan:
1.Rutin periksa kesehatan dari sekarang
2.Makan makanan yg bergizi
3.Makan buah – buahan yang cukup
4.Minum air 2 gelas/2 jam
5.Istirahat yang cukup

Saat tiba di Mekkah/Madinah jamaah haji wajib menggunakan :
1. Alat Pelindung diri/ APD
2.Hindari dari sengatan panas/Head strook
3.Gunakan alat semprot wajah agar wajah selalu lembab
4.Gunakan masker
5.Gunakan payung.
6.Gunakan alas kaki
7.Kenali warna urin jamaah agar terhindar dari dehidrasi

Sedangkan vaksin yang tidak wajib namun dianjurkan adalah vaksin pneumonia untuk mencegah terjadinya flu burung,  SARS dan Corona Virus.

Suntikan vaksin meningitis dan pneumonia perlu dilakukan oleh calon jamaah haji sebelum berangkat haji ke tanah suci karena itu bagian dari syarat yang harus dijalani para calon jamaah haji.

“Para calon jamaah nanti mendapatkan sertifikat lulus tes kesehatan (surat istithoah) yang harus diserahkan sebagai bukti lulus tes kesehatan.  Jika tak lulus calon jamaah tak bisa melunasi BPIH di bank dan otomatis tak bisa berangkat ibadah haji,” ujar UAN selaku Sekjend KBIH Attaqwa.

Baca juga :  PAM Aksi Unras Monas DiPemda Karawang Mengedepankan Tim Negosiator Polwan Polres Karawang

Karena itu biasakan selalu pola hidup sehat, sering berolahraga seperti jalan kaki, bersepeda, joging minimal 30 menit tiap hari, minum air putih” pesan UAN.

Sementara salah satu jamaah Hj. Susilawati bersama suami yang akan berangkat umroh 10 hari lagi mengaku berterimakasih atas informasi yang dijelaskan UAN selaku pembimbing umroh di tanah suci nanti.

“Sangat bermanfaat sekali, materi yang disampaikan juga jelas dan detil sehingga kami paham apa yang akan kami lakukan nanti di tanah suci,” ungkap Hj. Susilawati.

Hal senada juga diungkapkan Slamet Urip warga Graha Prima, Tambun Selatan mengatakan informasi dan manasik kesehatan yang disampaikan UAN sangat bermanfaat karena tidak semua hal – hal yang kecil jamaah tahu bagaimana tata laksana beribadah umroh.

Karyawan di sebuah perusahaan swasta ini berangkat umroh bersama kedua orang tuanya dari Wonosobo dan kawan kerjanya Eko Sutrisno bersama – sama berangkat umroh mengaku siap dan semangat menjalankan ibadah umroh dibimbing KBIHU Attaqwa.

“Kami sangat puas dengan palayanannya, semua palayanan dan kebutuhan jamaah sudah dilengkapi dan dimudahkan,” pungkasnya.

Sesuai motto KBIHU Attaqwa yaiutu “Bersama Kami Anda Merasa Aman dan Tenang”.

Bisa juga pembelajaran Bimsik disimak di link youtube Ustadz adjie nung (UAN) secara lengkap dituangkan dalam bentuk visualisasi bimsiknya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru