oleh

Desa Buni Bakti, Babelan Kebanjiran Diduga Akibat Tanggul Kali CBL Tanahnya Dibuat Urugan Perumahan

Kab Bekasi, Kicaunews.com – Ribuan warga Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, terpaksa mengungsi akibat banjir kiriman yang terjadi di awal tahun 2020, Rabu (1/1/2020) kemarin diduga karena ulah oknum yang memanfaatkan tanah tanggul Kali Bekasi untuk urugan di salah satu Perumahan.

Luapan air Kali CBL ini menurut Kepala Desa Buni Bakti Sidi Sumardi tahun ini makin parah lantaran tanggul
Kali Bekasi makin rendah. Hal ini diduga ada oknum warga yang menggali tanah tanggul Kali Bekasi untuk dijadikan urugan di Perumahan Victoria.

Akhirnya kata Kades Sidi, banjir kiriman tersebut meluap tak terbendung lagi dan masuk ke pemukiman warga Desa Buni Bakti akibat dari tanah pinggiran Kali CBL dijadikan bahan untuk pengurugan Perumahan Victoria oleh kontraktor yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menduga tanah pinggiran Kali CBL dijadikan bahan urugan untuk perumahan Victoria. Akibatnya masyarakat Desa Buni Bakti menjadi korban luapan air Kali CBL yang menyebabkan terjadinya banjir,” ungkap Kades.

Maka tak heran jika banjir tahun ini dirasakan warga cukup parah, padahal tahun sebelumnya banjir tak mencapai ketinggian dada orang dewasa penyebabnya diduga adanya luapan dari Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang merupakan kiriman air yang tinggi dari wilayah Cikarang dan Jati Asih Bekasi Kota melalui Kali CBL.

“Ditambah lagi saat ini rendahnya tanggul pinggir Kali CBL yang berada di Kampung Pasar Mas, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, “ujarnya disela kegiatan bersih-bersih saluran DT8 oleh TNI dan Polri . Sabtu (11/01/2020) saat di wawancara awak media.

Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Desa Buni Bakti atas nama masyarakat Desa Buni Bakti memohon kepada Perum Jasa Tirta II Bekasi untuk membuat tanggul bantaran Kali CBL sepanjang 4 kilometer, dari belakang PT. Tesco sampai dengan Kampung Buni Baru, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, untuk antisipasi curah hujan yang tinggi dan banyaknya debit air kiriman tegas Kades Sidi.

Baca juga :  Danlanud Hang Nadim Dan Jajaran Pejabat Pemkot Batam beserta FKPD Batam Kembali Divaksinasi Tahap I Dosis ke-2

Hal tersebut diutarakan Sidi Sumardi lantaran akibat rusaknya tanggul Kali Bekasi wilayah Desa Buni Bakti terendam banjir sedalam 1,5 meter dan mengakibatkan sebanyak 1500 Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Dan kami juga berharap agar pihak Pemerintahan kabupaten Bekasi segera turun tangan agar memperhatikan desa kami,” pungkasnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru