oleh

Pencarian Selama 2 Hari, Akhirnya Anjas Ditemukan Tewas Terseret Arus Banjir

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Setelah dua hari pencarian korban terbawa hanyut akibat derasnya banjir, bocah laki – laki bernama Anjas Bagaskara berhasilkan ditemukan warga dalam kondisi tewas, Jumat (3/1/2020).

Dibantu Karang Taruna (Katar) Melati Raya RW 02  korban warga Kampung Bambu, Kelurahan Kali Baru ditemukan di Kali Alam folder sodetan Rawa Pasung, Kelurahan Kali Baru, Medan Satria, Kota Bekasi, dalam kondisi mengenaskan.

Curah hujan tinggi yang terjadi awal tahun 2020 yang mengakibatkan banjir setinggi 1,5 meter kemarin itu membuat orang tua korban Fazri Subarji (48)  merasa panik dan khawatir pasalnya anak kesayangannya itu sedang bermain namun tak kunjung pulang dan diduga terseret arus air hujan yang cukup deras.

Warga Kampung Bambu ini akhirnya melaporkan informasi tersebut ke pihak RT 04/RW 02 dan Karang Taruna Melati Raya atas hilangnya Anjas Bagaskara dan mereka pun mencarinya selama dua hari. Akhirnya Jumat pukul 17.40 Wib berhasil ditemukan jasad anaknya berkat upaya kerjasama antara warga, Karang taruna, BPBD, Satpol PP dan staf kelurahan.

Kronologis kejadian bermula dari ada informasi dari saksi pertama Yusuf, seorang warga Rt.01/03 yang melaporkan hilangnya seorang anak ke Bimaspol Kelurahan Kali Baru, Suyoto.  Kemudian info tersebut dipertegas oleh Tim Katar Rw.02 dan Rw.07 Kelurahan Kali Baru yang menyatakan bahwa korban dua hari lalu sedang bermain tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

Akhirnya inisiatif dari Katar Melati Raya RW 02 untuk segera melakukan pencarian korban dengan dibantu oleh semua pihak yang optimis bakal menemukan jasad Anjas Bagaskara.

Ketua Katar Melati Raya RW 02, Indra mengaku sangat bersyukur atas usaha yang dilakukan semua pihak yang tak mengenal lelah selama dua hari melakukan pencarian korban.

Baca juga :  Putus Mata Rantai Covid-19 Diwujudkan Dalam Giat Preemtif Pos Pam Ops Ketupat 2020 Sinjai Borong

“Alhamdullilah korban ditemukan di lokasi tak jauh tempat korban bermain meski sudah tewas di Kali Alam sodetan folder Rawa Pasung,” ucap Indra sekaligus mengucapkan turut bela sungkawa atas meninggalnya putra  dari Fazri Subarji.

Sementara awak media saat bertemu dengan ayah korban, Fazri Subarji menerangkan kepergian putra sulung dari empat bersaudara mengaku ikhlas dan menerimanya sebagai takdir dari yang Maha Kuasa.

“Kami pasrahkan kepada Sang Pencipta walaupun secara hati menjerit karena kehilangan seorang anak,ya kami ikhlaskan agar putra sulung kami diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Subarji pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait baik BPBD Bekasi, Satpol PP dan Staf Kelurahan Kalibaru dan kecamatan Medan Satria yang sudah membantu dalam dua hari berturut-turut mencari anaknya.

“Walaupun hanya jasadnya saja, kami sudah senang sudah melihatnya dan terima kasih atas inisiatif para pemuda Karang Taruna Melati Raya RW 02 yang begitu peduli terhadap lingkungan sekitar yang membantu mencari anak saya selama dua hari ini,” ungkap Fazri.

Sementara Camat Medan Satria, Lia Erlina saat dikonfirmasi menuturkan kebenaran ditemukan jasad warganya yang tewas akibat terseret arus banjir yang hilang selama dua hari.

“Alhamdulillah berkat kerjasama Katar Melati Raya RW 02, jasad korban ditemukan di lokasi Kali Alam sodetan Rawa Pasung,” jelas Camat.

Camat Medan Satria, Lia Erlina mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami Subarji dan berharap warga setempat untuk terus mengantisipasi agar kejadian ini tidak terulang lagi karena saat ini sudah tiba musim penghujan.

“Agar tak terjadi banjir kita juga harus menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan di  Kali. Ini musibah dan jangan saling  menyalahkan karna ini semua kehendak yang Maha Kuasa, kita harus sabar tabah dan berserah diri kepada yang Maha Kuasa,” tutup Camat Lia. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru