oleh

Direktur LBH FONNA Mengecam Keras Penganiayaan Terhadap Anak Dibawah Umur Yang Diduga Dilakukan Oleh Oknum Pendidik di Nias Barat

Nias, Kicaunews.com – Anak Yatim DL (13) menjadi korban amukan yang di duga Kepala Sekolah SD Negeri 071173 Tugal -Fadoro, Kec. Sirombu, Kabupaten Nias Barat berinisial MD, penganiayaan yang dilakukan tidak tangung-tanggung sampai korban mengalami luka, memar disekujur tubuhnya dan sampai berita ini diturunkan korban masih perawatan rawat nginap di RS Umum Gunungsitoli.

Korban diduga dianiaya oleh Kepala SD Negeri 071173 Tugala – Fadoro, Nias Barat hanya karena masalah sepele, korban diduga merusak bangku sekolah yang belum tentu korban yang melakukannya, penganiayaan tersebut terjadi pada hari Sabtu, tanggal 28 Desember 2019, setelah korban mengalami luka memar pelaku menggiring korban ke Polsek Sirombu.

Melihat kejadian anarkis yang dilakukan oleh Kepala Sekolah tersebut, sangat miris dan mencoreng dunia pendidikan, memberikan contoh yang buruk terhadap anak-anak didik, untuk itu perlu pembinaan terhadap pelaku tersebut dan keluarga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat untuk memberikan pembinaan agar jangan sampai ada korban berikutnya.

Selain dari hal tersebut, pihak keluarga meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat untuk menegur oknum pegawai puskesmas yang memeriksa korban karena diduga tidak professional dalam melaksanakan pemeriksaan terhadap korban, oknum tersebut terindikasi memihak kepada pelaku, hal tersebut terlihat dari pernyataannya yang menyatakan korban memar disekujur tubuhnya akibat kecelakaan.

Pada hari Rabu, tanggal 01 Januari 2020, ibu korban mengadu via telpon seluler pada LBH FONNA (Lembaga Bantuan Hukum Forum Nias Nasional) yang berkedudukan di Kota Tangerang yang diterima oleh RISMAN HAREFA Sekretariat, kemudian melakukan koordinasi kepada Para Pengacara Publik yang tergabung didalam LBH FONNA khususnya Pengacara Publik yang ada di Kepulauan Nias untuk dilakukan pendampingan.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Tempuran Polres Karawang Sambang Tokoh Agama Ajak Waspada Covid-19

Advokat senior Firman Harefa, S.H, selaku Direktur LBH FONNA saat dihubungi via telepon seluler menyatakan Mengecam keras tindakan Kepala Sekolah SD Negeri 071173 Tugala -Fadoro – Kabupaten Nias Barat yang melakukan penganiayaan terhadap anak dibawah umur, perbuatan pelaku merupakan perbuatan keji yang tidak terpuji.

“Dan seyogianya pelaku sebagai pendidik harus memberikan contoh dan teladan yang baik terhadap guru-guru dan anak didiknya,” tuturnya

Firman Harefa, siap mengawal kasus tersebut dan segera meminta perlindungan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan membuat pengaduan pada Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) di Jakarta apabila kasus tersebut berjalan ditempat.

Atas perbuatan pelaku melakukan Kekerasan terhadap anak dibawah umur, ibu korban membuat Laporan Polisi Nomor : STPLP/33/XII/2019/NS-Rombu, tanggal 29/12/2019 dengan diancam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 AYAT (1) UU No. 35 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Penulis : Eli Gea

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru