oleh

Bawaslu DKI Jakarta Luncurkan Buku Sejarah dan Kiprah Dalam Periode 2012-2019

JAKARTA, Kicaunews.com – Bawaslu Provinsi DKI Jakarta meluncurkan buku sejarah dan Kiprah Bawaslu Provinsi DKI Jakarta (2012-2019), Senin (30/12/2019) di Redtop hotel, Jl Pecenongan Jakarta.

Acara di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bawaslu, para peserta pun khusyuk dalam menyayikan lagu tersebut .

Abhan Selaku Ketua Bawaslu RI memukul gong ,tanda di mulainya acara kegiatan ini, di lanjutkan dengan menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutan nya, Abhan mengatakan proses panjang Bawaslu DKI Jakarta menjadi Badan telah menorehkan sejarah yang bagus, karena di Provinsi DKI Jakarta menjadi barometer Pengawasan dan jadi contoh untuk di daerah daerah.

Bawaslu DKI Jakarta tahun 2012 terbentuk dan periode pertama ini di ketuai oleh Mimah Susanti dan anggota nya M Jupri dan Abah Fahrudin, lanjut di periode kedua ini M Jupri menjadi ketua Bawaslu DKI, anggota nya Puadi dan Siti Khofifah, pada dan periode ketiga, sesuai amanat UU No 7 tahun 2017 ada penambahan anggota Bawaslu dari 3 orang menjadi 7 orang, dan yang menjadi ketua Bawaslu DKI M Jupri, anggota Puadi, Siti Khofifah dan penambahan 4 orang yakni Mahyudin H, Burhanudin, Irwan Rambe dan Siti Rahman.

Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dalam perjalanan nya dari pemilu ke pemilu telah melakukan tugas dan kewenangannya yaitu dengan melakukan fungsi pencegahan, pengawasan dan penindakan dengan jargon cegah, awasi dan tindak, dalam melakukan penceghan nya Bawaslu DKI berkordinasi dengan stakeholder di Provinsi DKI Jakarta selama tahapan di setiap penyelenggaraan pemilu, melakukan pengawasan disaat tahapan kampanye berlangsung, melakukan penindakan dengan tetap berprinsip pada penyelenggaraan pemilu yang di amanatkan oleh undang undang pemilu dan pemilihan.

Dalam proses pencegahan dan penindakannya Bawaslu DKI tetap berpegang teguh pada prinsip penyelenggaran pemilu yaitu mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel efektik dan efisien.

Baca juga :  Polres Tangsel Menggelar Press Release Terkait Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba

Secara idealis penulisan latar belakang buku ini termotivasi dan terinspirasi spirit dari pernyataan Bung Karno dan Bung Hatta.

Secara realistis,menurut Bung Karno dalam pidatonya di HUT Republik Indonesia tanggak 17 Agustus 1966. ” Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah atau disingkat ” Jas Merah”

Dikatakan Puadi selaku Koordinator Divisi Penindakan Komisioner Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Penulisan buku ini bertujuan untuk merekam, memotret dan mendeskripsikan sejarah, dinamika dan kiprah Bawaslu Provinsi DKI Jakarta sejak menjadi institusi permanen (mulai 2012) hingga Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019, termasuk menarasikan isu-isu seksi kepemiluan yang menjadi sorotan publik maupun media.

Dari percikan sejarah, dinamika dan kiprah yang dinarasikan melalui buku ini memperlihatkan, betapa betapa komisioner Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan jajaran nya tidak saja telah menjadi saksi penting mengenai pasang surut proses pembangunan dan konsolidasi demokrasi di indonesia, khususnya di Jakarta, melainkan juga menjadi aktor penting dan strategis khususnya dalam mengawal pelaksaan pemilu 2014, pilkada/pilgub DKI Jakarta 2017 dan pemilu serentak 2019.

Acara ini menghadirkan Abhan selaku Ketua Bawaslu RI, Ex Bawaslu DKI dan para pimpinan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta,Ketua dan anggota Bawaslu kota / kabupaten se DKI Jakarta, perwakilan Bawaslu daerah , Ketua KPU DKI Jakarta,Ketua KPU Kota /kabupaten se DKI Jakarta ,para pegiat pemilu,pengurus BEM se DKI Jakarta,Kesbangpol DKI Jakarta,Bamus Betawi,serta media demikian dikatakan Puadi selaku Divisi Penindakan Komisioner Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

Bawaslu Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2023
Ketua : M Jupri
Anggota : Puadi
Mahyudin H
Siti Rahman
Siti Khofifah
Burhanuddin
Irwan Rambe

Bersama Rakyat awasi pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu (AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru